Hangzhou: Perjalanan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti terhenti di babak 16 besar nomor perorangan bulu tangkis Asian Games. Ketika menghadapi unggulan empat asal Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, Apri/Fadia memilih mundur pada skor 3-15 karena cedera Apri kambuh.
Pelatih ganda putri, Eng Hian, menjabarkan bahwa cedera yang dialami Apri adalah cedera kambuhan. Pria yang akrab disapa Didi itu memaparkan bahwa Apri mendapat cedera itu ketika berlaga di All England 2022.
"Apri mengalami cedera betis kanan. Ini cedera yang sama saat All England 2022 lalu. Kejadiannya saat kemarin saat melawan pasangan Hong Kong, ada gerakan yang tidak pas jadi terasa lagi," kata Didi.
"Karena kemarin sudah match point jadi Apri memaksa untuk menyelesaikan pertandingan. Dari tadi malam dilakukan terapi dan pemulihan," ungkapnya.
"Tadi pagi kami evaluasi, dia bilang masih coba dulu. Tapi kondisinya tidak bisa dipaksakan, dari pada semakin parah, diputuskan untuk mundur," ulasnya.
"Untuk gerakan kecil-kecil sudah tidak sakit, tapi untuk bermain kan harus ada jangkauan yang jauh, harus ada eksplosivitas, harus ada reaksi, ternyata itu masih ada rasa nyeri," jelasnya.
"Lebih baik setelah ini kami kembali ke Jakarta secepatnya, recovery di sana, terapi di sana. Mudah-mudahan di turnamen selanjutnya sudah bisa kembali bertanding," pungkasnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan