Denmark pantas berterima kasih dengan Hans-Kristian Vittinghus. Ia berhasil menjadi penentu kemenangan Denmark setelah mengalahkan Ihsan Maulana Mustofa pada partai terakhir. Ketika itu, Vittinghus mampu mengalahkan Ihsan lewat dua game langsung 21-15, 21-7.
"Saya sangat bahagia sekali akhirnya tim Denmark bisa menang Piala Thomas setelah delapan kali gagal di final. Sebuah kehormatan untuk saya diturunkan di laga final dan saya bisa menjadi penentu kemenangan tim Denmark," ujar Vittinghus.
"Ihsan memang bermain dalam tekanan, kalau tidak tegang, saya rasa pertandingan akan lebih ramai. Saya sudah lihat permainan dia sebelumnya dan menurut saya dia adalah pemain yang bagus. Di awal permainan saya juga tegang, tetapi saya bisa mengatasinya. Saya lihat Ihsan sulit mendapatkan poin, pertahanan saya juga bagus. Saya betul-betul mempersiapkan diri dengan situasi seperti ini," sambungnya.
Keberhasilan meraih gelar Piala Thomas menjadi prestasi istimewa bagi Denmark. Dengan hasil itu, mereka berhasil memenangkan gelar pertama meeka di ajang Piala Thomas.
Sebelumnya, mereka terhitung sudah menembus delapan kali menembus final. Namun, tidak ada satu pun yang berhasil dimenangkan oleh Denmark.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News