Tahan Cedera Punggung, Reza Nyaris Mundur
Bagi Reza, menyelesaikan pertandingan ini hingga game ketiga adalah sebuah mukjizat kecil. Pasalnya, cedera punggung lamanya mendadak kambuh sesaat sebelum turnamen dimulai.Kondisi fisiknya bahkan jauh dari kata siap tempur. Meski sempat terpikir untuk mundur dari turnamen BWF Super 750 ini, Reza akhirnya memilih untuk tetap memaksakan diri tampil demi menghargai seluruh persiapan yang telah dilakukan.
"Kondisi saya tidak prima, cedera punggung kambuh lagi setelah terakhir tahun lalu. Sempat tidak latihan satu minggu di Jakarta dan di sini kemarin hanya latihan ringan saja. Tapi sayang juga kalau harus mundur mengingat semua sudah disiapkan jadi tadi coba main, coba memaksa tapi yang penting tidak membuat cederanya semakin parah," beber Reza.
Baca juga: Japan Open 2026: Amri/Nita Disingkirkan Unggulan 6
Taktik Cerdas Sabar, Lindungi Rekan di Lapangan
Melihat tandemnya tidak dalam kondisi 100 persen, Sabar langsung memutar otak. Alih-alih bermain egois, Sabar menunjukkan kelasnya sebagai rekan duet Reza yang protektif dan taktis."Apresiasi untuk Reza yang masih mau berjuang maksimal dengan kondisi yang tidak 100%. Di pertandingan tadi saya coba fokus untuk bagaimana bisa mendapat poin dan membuat pengembalian lawan tidak menyulitkan Reza baik saat di depan atau di belakang. Dan itu bisa bekerja dengan baik terutama di gim pertama dan gim ketiga," ujar Sabar.
Menatap Babak Kedua Japan Open 2026
Meski sukses menyingkirkan Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi-Lin, tantangan Sabar/Reza di babak kedua dipastikan akan jauh lebih berat. Dengan kondisi fisik yang terbatas, mereka enggan memasang target yang terlalu muluk-muluk."Bersyukur alhamdulillah bisa memenangkan pertandingan hari ini. Untuk besok kita lihat saja bagaimana karena kondisinya memang tidak bisa 100%. Kami coba fokus ke diri masing-masing," tutup Reza dengan realistis.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda