Radithya Bayu Wardhana juara BWF World Junior Championships 2026 (dok. PBSI)
Radithya Bayu Wardhana juara BWF World Junior Championships 2026 (dok. PBSI)

BWF World Junior Championships

BWF WJC 2026: Radit Atasi Perlawanan Sengit Fardhan untuk Sabet Gelar Juara

Gregorius Gelino • 17 Oktober 2026 23:50
Ringkasnya gini..
  • Radithya Bayu Wardhana juara dunia junior 2026 setelah mengalahkan Fardhan Rainanda Joe dengan skor 15-9, 11-15, 15-8 dalam final BWF World Junior Championships 2026.
  • Kunci kemenangan adalah menjaga fokus. Radit mengaku sempat kehilangan konsentrasi pada gim kedua, tetapi mampu bangkit dan mengamankan kemenangan pada gim penentuan.
  • Siap menghadapi tantangan berikutnya. Meski gelar juara dunia junior terasa seperti mimpi, Radit ingin terus belajar dari para senior di pelatnas. Ia mempersembahkan gelar tersebut untuk orang tua, om, keluarga besar, dan klubnya.
Cairo: Radithya Bayu Wardhana berhasil menjadi juara BWF World Junior Championships 2026 usai menekuk rekannya senegaranya, Fardhan Rainanda Joe. Radit menang rubber game atas Fardhan dengan skor 15-9, 11-15, dan 15-8.

Sudah Prediksi Final Sengit

Keberhasilan Radit meraih gelar juara dunia junior tidak lepas dari kemampuannya membaca pertandingan. Ia mengaku sudah memperkirakan laga final melawan Fardhan akan berlangsung hingga gim ketiga.

"Alhamdulillah, bersyukur bisa ikut WJC untuk pertama kalinya dan langsung juara. Saya sudah menyangka akan bermain rubber game karena setiap bertemu Joe, kami pasti rubber game," kata Radit.

Menurutnya, pertandingan berjalan sesuai perkiraan. Pada game pertama, ia mampu langsung menemukan ritme permainan. Ketika Fardhan mulai mengejar perolehan poin, Radit berusaha mengantisipasi perubahan permainan lawannya.

Situasi berbeda terjadi pada game kedua. Persaingan yang ketat membuat kedua pemain terus berusaha mengambil kendali pertandingan. Radit mengakui kehilangan fokus menjadi salah satu faktor yang membuatnya gagal mengamankan gim tersebut.

"Di game pertama saya langsung in mainnya dan ketika Fardhan menyusul saya langsung antisipasi. Di game kedua poin kami kejar-kejaran, saya sempat unggul namun fokus saya sempat turun hingga tersusul dan kalah. Di game ketiga saya kembali menjaga fokus untuk akhirnya ambil kemenangan," ujarnya.

Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Radit meraih gelar juara. Kemampuannya bangkit setelah kehilangan gim kedua memperlihatkan bahwa ketahanan mental turut berperan dalam menentukan hasil pertandingan.

Juara Dunia Junior Masih Terasa Seperti Mimpi

Bagi Radit, keberhasilan menjadi juara dunia junior merupakan pencapaian yang sulit dipercaya. Tampil untuk pertama kalinya di BWF World Junior Championships dan langsung membawa pulang gelar juara menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Meski demikian, Radit tidak ingin larut dalam euforia. Ia menyadari bahwa gelar tersebut bukanlah akhir dari perjalanan kariernya. Masih banyak tantangan yang harus dihadapi untuk mengembangkan kemampuan dan bersaing di level yang lebih tinggi.

"Bisa juara dunia junior masih berasa seperti mimpi, cukup puas saya rasa belum karena masih ada tantangan lagi ke depannya. Ketika masuk pelatnas nanti, saya akan belajar banyak dari para senior agar bisa terus menampilkan yang terbaik buat Indonesia," urainya.

Tetap Kalem di Tengah Tekanan

Salah satu hal yang menarik dari Radit adalah pembawaannya yang tenang, termasuk ketika menghadapi pertandingan penting. Namun, ketenangan tersebut bukan berarti ia tidak merasakan tekanan.

Radit mengakui bahwa rasa tegang merupakan hal yang wajar bagi setiap atlet ketika bertanding. Sikap kalem yang terlihat dari luar memang menjadi bagian dari kepribadiannya.

"Dengan pembawaan yang kalem, kalau dibilang tegang semua orang pastinya akan tegang. Memang pembawaan saya seperti itu," ulasnya.

Persembahkan Gelar Juara untuk Keluarga dan Klub

Keberhasilan Radit menjuarai BWF World Junior Championships 2026 tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya sendiri. Ia juga mempersembahkan pencapaian tersebut kepada orang-orang yang telah mendukung perjalanan kariernya.

"Gelar ini saya persembahkan buat orang tua di rumah, buat om saya, buat keluarga besar, dan buat klub saya," pungkasnya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan