Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti juara BWF World Junior Championships 2026 (dok. PBSI)
Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti juara BWF World Junior Championships 2026 (dok. PBSI)

BWF World Junior Championships

BWF WJC 2026: Luthfi/Dian Menang Dramatis untuk Segel Gelar Juara

Gregorius Gelino • 17 Oktober 2026 21:23
Ringkasnya gini..
  • Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti Juara Dunia Junior 2026 setelah mengalahkan wakil Tiongkok, Feng Yi Lang/Li Meng Han, dengan skor 17-15, 8-15, dan 16-14.
  • Bangkit di game penentuan. Meski sempat kehilangan game kedua dan tertinggal di game ketiga, Luthfi/Dian berhasil membalikkan keadaan berkat fokus, keyakinan, serta dukungan pelatih.
  • Gelar dipersembahkan untuk pelatih dan keluarga. Luthfi mengungkapkan rasa terima kasih kepada pelatih, keluarga, orang tua, pendukung, dan masyarakat Indonesia atas dukungan mereka.
Cairo: Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti menjadi juara BWF World Junior Championships 2026 usai menaklukkan wakil Tiongkok, Feng Yi Lang/Li Meng Han. Luthfi/Dian menumbangkan Feng/Li lewat rubber game dengan skor 17-15, 8-15, dan 16-14.

Kemenangan ini diraih melalui perjuangan dramatis, terutama pada gim ketiga ketika Luthfi/Dian sempat tertinggal dari pasangan Tiongkok. Namun, berkat keyakinan, fokus, dan dukungan pelatih, keduanya mampu bangkit hingga mengunci kemenangan dan membawa pulang gelar juara dunia junior.

Bangkit di Game Penentuan

Pertandingan final BWF World Junior Championships 2026 berlangsung ketat sejak game pertama. Luthfi/Dian harus menghadapi perlawanan sengit Feng/Li sebelum akhirnya mengamankan gim pembuka dengan skor tipis 17-15.

Memasuki game kedua, pasangan Indonesia kehilangan momentum dan harus mengakui keunggulan wakil Tiongkok dengan skor 8-15. Lawan dinilai sudah mampu membaca pola permainan yang diterapkan Luthfi/Dian pada game pertama sehingga membuat permainan mereka terganggu. Dian mengakui bahwa perubahan situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi mereka.

"Kalau di game kedua itu mungkin karena memang lawan sudah menebak dengan pola-pola kami di gim pertama jadi kayak dia sudah tahu dan kaminya malah jadi yang goyang," ucap Dian.

Memasuki game ketiga, tekanan semakin terasa. Luthfi/Dian sempat tertinggal, tetapi keduanya berusaha menjaga keyakinan untuk membalikkan keadaan. Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah mereka merebut gim penentuan dengan skor 16-14.

Keyakinan Jadi Kunci Kemenangan

Muhammad Luthfi Habibi mengungkapkan bahwa menjaga kepercayaan diri menjadi salah satu faktor penting dalam perjuangan mereka di gim ketiga. Meski sempat tertinggal, ia tetap yakin pertandingan belum berakhir.

"Kalau dari saya, di game ketiga dari awal kan sudah ketinggalan tapi saya berusaha untuk meyakinkan diri saya dulu dengan Dian. Walaupun kami memang ketinggalan tapi masih bisa, di poin 14-11 saya masih punya feeling kalau saya masih bisa dan belum berakhir. Coba fokus satu poin demi satu poin," beber Luthfi.

Sikap tersebut menjadi modal penting bagi Luthfi/Dian untuk tetap tenang menghadapi poin-poin krusial. Alih-alih memikirkan selisih angka, mereka memilih berkonsentrasi pada setiap reli dan berusaha memaksimalkan peluang yang ada.

Kemenangan dengan skor 16-14 pada game ketiga pun menjadi penutup manis perjuangan pasangan Indonesia tersebut di ajang kejuaraan dunia junior.

Tegang di Poin Kritis

Di sisi lain, Dian Ramadhani Mukti mengakui bahwa tekanan pertandingan semakin terasa ketika mereka berada dalam posisi tertinggal pada poin-poin penting. Meski demikian, dukungan dari pelatih dan partnernya membantu menjaga semangat hingga pertandingan berakhir.

"Saat tertinggal di poin kritis, saya sudah sangat tegang tapi pelatih dan Luthfi terus menyemangati dan meyakinkan saya. Saya akhirnya bisa terus mencoba dan berhasil," ungkap Dian.

Dukungan tersebut menjadi bagian penting dari keberhasilan Luthfi/Dian melewati situasi sulit. Keduanya mampu mempertahankan perjuangan hingga mendapatkan kesempatan untuk menyelesaikan pertandingan dan memastikan gelar juara.

Dedikasikan Gelar Juara untuk Pelatih dan Keluarga

Keberhasilan menjadi juara BWF World Junior Championships 2026 terasa semakin istimewa bagi Muhammad Luthfi Habibi dan Dian Ramadhani Mukti. Luthfi menyebut gelar tersebut tidak lepas dari peran pelatih yang telah mempersiapkan mereka menjelang kejuaraan.

Menurut Luthfi, persiapan yang relatif singkat, yakni sekitar dua hingga tiga minggu, menjadi tantangan tersendiri sebelum mereka akhirnya mampu meraih gelar juara dunia junior.

"Gelar ini terutama untuk pelatih kami karena dengan persiapan hanya 2-3 minggu, kami bisa ambil gelar juara. Juga buat keluarga, buat orang tua dan masyarakat Indonesia," papar Luthfi.

Pernyataan tersebut menunjukkan besarnya peran dukungan tim dan keluarga dalam perjalanan mereka menuju podium tertinggi. Gelar ini sekaligus menjadi pencapaian membanggakan bagi kedua atlet muda Indonesia di panggung bulu tangkis dunia.

Berterima Kasih kepada Pendukung Indonesia

Setelah memastikan gelar juara, Luthfi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sepanjang perjuangannya bersama Dian.

"Terima kasih buat supporter, mahasiswa dan teman-teman yang sudah mendukung saya dari awal hingga akhir ini, saya bisa mendapatkan juara dunia junior ini bersama Dian," ujar Luthfi.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan