Podium Single Special Championships 2026 (dok. Candra Wijaya)
Podium Single Special Championships 2026 (dok. Candra Wijaya)

Bulu Tangkis

Kembangkan Sektor Tunggal, Canra Wijaya Gelar Kejuaraan Khusus Tunggal

Gregorius Gelino • 15 Februari 2026 13:00
Ringkasnya gini..
  • Candra tak cuma membuat turnamen sektor ganda, tapi sekarang melebarkan sayap ke sektor tunggal.
  • Turnamen itu khusus mempertandingkan nomor tunggal tersebut diikuti 330 pebulu tangkis dari 130 perkumpulan.
  • Dipertandingkan nomor tunggal putra-putri, kelompok U-9, U-11, U-13, U-15, U-17, dan 30+.
Serpong: Setelah sejak 2009 rutin menggelar kejuaraan bulu tangkis khusus nomor ganda, Candra Wijaya kembali membuat gebrakan menarik. Legenda bulu tangkis ini melebarkan sayap pembinaan dengan menyelenggarakan kejuaraan khusus nomor tunggal. 
 
Kejuaraan bertajuk "Single Special Championships 2026 Presented by Candra Wijaya" ini digelar di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya, Jelupang, Serpong, Tangerang Selatan, 12-14 Februari 2026.
 
Turnamen yang khusus mempertandingkan nomor tunggal tersebut diikuti 330 pebulu tangkis dari 130 perkumpulan. Dipertandingkan nomor tunggal putra-putri, kelompok pra-usia dini (U-9), usia dini (U-11), anak-anak (U-13), pemula (U-15), remaja (U-17), dan dewasa amatir (30+).

Menurut Candra Wijaya, pihaknya memang ingin melebarkan sayap pembinaan. Setelah secara rutin sejak 2009 menggelar kejuaraan khusus ganda dan telah berjalan hingga edisi ke-13 pada tahun 2025, kini dia menggelar turnamen khusus tunggal.
 
"Setelah sekian lama turut berkecimpung di dunia bulu tangkis nasional dengan mendirikan klub, membina atlet, membangun gedung olahraga, serta membuat kejuaraan khusus ganda, kini kami juga ingin terus menyemai guna memunculkan bibit-bibit unggul sektor tunggal," sebut Candra, peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 bareng Tony Gunawan.
 
"Apa yang kami lakukan ini sesuai visi-misi kami untuk turut memajukan prestasi bulu tangkis nasional secara menyeluruh dan bukan hanya di sektor ganda saja," tambah Candra.
 
Dituturkan Candra, pihaknya memang sangat berharap, dengan diadakannya kejuaraan khusus nomor tunggal ini dapat menarik minat dan makin menggairahkan pembinaan bagi calon atlet sejak usia dini.
 
"Kejuaraan khusus tunggal ini tentunya juga untuk membudayakan pembinaan sejak dini dan sekaligus melestarikan prestasi bulu tangkis Indonesia di kancah dunia," harap Candra.

Baca juga: PBSI akan Bereksperimen di China Masters 2026

Gelaran yang berjalan sukses ini di antaranya melahirkan talenta-talenta potensial di sektor tunggal. Misalnya, Kharissa Lubna Ramadhani. Pelajar SDN Ciracas 06, Jakarta Timur ini menjadi juara tunggal putri usia dini (U-11). Di final, Kharissa sukses mengalahkan Zevanya Cantika Hamzah (Sriwijaya Badminton Academy) dengan skor 21-15, 23-21.
 
Di tunggal remaja (U-17) putri, Haura Kamila Assopiah (Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya), tampil terbaik. Di final, Haura menang atas Katrina Gwendelyn Setiawan (Jaya Raya Solo), 21-10, 21-7
 
Pada kelompok pra-usia dini (U-9) putra, Muhammad Haufanhazza Firdaus juga jadi jawara. Pemain asal klub Amour Badminton Club ini, berhasil mengatasi perlawanan Arka Pratama Sitepu (Flash), 21-16, 21-18.
 
Sedangkan di tunggal pemula (U-15) putra, pemain binaan DYSCW, Didin Khoerul Ma'mur juga tampil terbaik. Di laga pamungkas, Didin menang atas Aurial Sakha Wiratama (Jaya Raya Jakarta), 21-15, 21-11. 
 
Berkat kemenangan ini, klub tuan rumah DYSCW akhirnya tampil sebagai juara umum dengan raihan dua medali emas dan satu perak sumbangan Gibran Sandya Prayoga di tunggal anak-anak (U-13) putra. Gibran di final dikalahkan Muhammad Davin Abrisam (SDN 1 Panaragan Bogor), 10-21, 18-21.
 
Saat menutup kejuaraan, Sabtu (14/2/2026), Ketua Pengprov PBSI Banten, Sudarto Adinagoro, menyebut bahwa kejuaraan tidak hanya berbicara soal siapa yang jadi juara. Tetapi lebih dari itu, ajang tersebut adalah wadah pembinaan dan pembelajaran terbaik bagi pemain sejak usia muda.
 
"Saya menilai kejuaraan ini merupakan sebuah proses panjang untuk melahirkan atlet-atlet tunggal potensial yang kelak bisa menjadi juara di level nasional dan internasional. Saya pun mengapresiasi atas ide-ide dan inisiatif pahlawan bulu tangkis Candra Wijaya yang mau menggelar kejuaraan khusus tunggal ini," tegas Sudarto.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan