"Menyoal main rangkap Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari di Ruichang China Masters Super 100 di mana Apri akan berpasangan dengan Taufik Aderya dan Lanny akan berpasangan dengan Daniel Edgar Marvino di ganda campuran, adalah program untuk penjajakan potensi ke depan," ujar Kabid Binpres Pelatnas PBSI, Eng Hian.
Baca juga: BWF Ubah Format Turnamen, Super 1000 Diselenggarakan 11 Hari
Menurut pria yang akrab disapa Didi itu, bermain rangkap akan mengeluarkan potensi terpendam pemain. Selain itu, Daniel dan Taufik bisa menimba ilmu di level senior."Dengan bermain rangkap, kami bisa melihat potensi lain yang mungkin keluar dari atlet-atlet tersebut. Selain itu, Daniel dan Taufik bisa menimba ilmu dan pengalaman dari Apri/Lanny yang sudah lebih senior. Pengembangan kemampuan bermain di dua sektor juga akan membawa dampak positif bagi mereka," jelasnya.
Baca juga: PBSI Dukung Perubahan Format Turnamen BWF
Tak cuma di China Masters 2026, PBSI juga berencana merombak komposisi pemain di Sri Langka International Series dan Sri Langka International Challenge. Aisyah Salsabila Putri Pranata untuk sementara akan berpasangan dengan Verrell Yustin Mulia sambil menunggu Marwan Faza pulih dari cedera."Untuk Aisyah Salsabila Putri Pranata sementara akan kami pasangkan dengan Verrell Yustin Mulia sambil menunggu Marwan Faza kembali pulih," beber Didi.
"Aisyah bersama Verrell akan coba diturunkan di ajang Sri Lanka International Serie dan International Challenge pada Maret mendatang. Verell yang saat ini belum mempunyai pasangan di ganda putra, akan fokus berlatih di ganda campuran," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News