Tommy mundur dari Pelatnas pada 6 Januari 2015. Kala itu, ia merasa tidak akan berkembang andai tetap bertahan di pelatnas. Namun penilaian Tommy ternyata keliru. "Perbedaan antara di pelatnas dengan di luar pelatnas sangat jauh. Saya sangat difasilitasi ketika berada di pelatnas," ujar Tommy usai mengalahkan Lin Dan pada babak kedua Indonesia Open Super Series Premier 2015, Rabu (3/6/2015). (Baca juga: Tommy Sugiarto Singkirkan Lin Dan di Babak Kedua)
"Untuk urusan lawan latih tanding saja sudah kurang. Mencari lawan latih tanding ya di turnamen seperti ini," lanjutnya.
Meski begitu, pemain yang kini dilatih oleh sang ayah, mengaku tidak berkecil hati dengan kondisi sekarang. Ia merasa cukup senang karenamendapat dukungan dari keluarga.
"Dukungan sangat besar. Apalagi setelah keluar dari pelatnas. Keluarga sangat mendukung, terutama dari orang tua," ungkapnya.
Icuk Sugiarto juga menyadari Tommy kini berlatih dengan segala keterbatasan. Namun, Icuk tak mau meratapi nasib dan memilih untuk fokus melatih Tommy agar menjadi pebulu tangkis hebat.
"Semuanya sekarang serba terbatas. Dulu waktu di Pelatnas, semuanya tersedia dan ada untuk Tommy. Tapi sekarang tidak. Kini, saya fokus benahi mental bertanding Tommy terlebih dahulu," tutup Icuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News