Foto bersama usai Preskon jelang Indonesia Open 2015 (Dok: MTVN/Hilman)
Foto bersama usai Preskon jelang Indonesia Open 2015 (Dok: MTVN/Hilman)

Jelang Indonesia Open 2015.

Sepak Bola Indonesia Disanksi, Saatnya Bulu Tangkis Unjuk Gigi

Hilman Haris • 01 Juni 2015 16:28
medcom.id, Jakarta: Persepak bolaan Indonesia sedang dalam situasi genting sepekan terakhir. Terutama setelah Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) memberi sanksi sekaligus mencabut keanggotaan Indonesia, Sabtu 30 Mei lalu. Dengan status tersebut, Indonesia dipastikan tidak bisa berlaga di kancah internasional hingga batas waktu yang belum ditentukan.
 
Polemik yang terjadi di persepak bolaan Indonesia harusnya disikapi secara arif oleh pelaku bulu tangkis tanah air. Setidaknya itu pendapat dari Sekertaris Jenderal Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia, (PBSI) Anton Subowo. Menurutnya, bulu tangkis harus bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional ketika sepak bola Merah Putih sedang mendapat sentimen negatif.
 
"Bulu tangkis bisa menjadi tulang punggung olahraga Indonesia. Sepak bola Indonesia kini mendapat sorotan tajam usai disanksi. Sekarang saatnya mengembalikan nama baik Indonesia melalui bulu tangkis," kata Anton, Senin (1/6/2015).

Menurut Anton, pebulu tangkis nasional punya peluang untuk mengembalikan kejayaan olahraga Indonesia dalam waktu dekat. Kebetulan, pada 2-7 Juni, akan diselenggarakan Indonesia Open 2015. Sebagai tuan rumah, Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir punya kans menjadi juara karena bakal didukung penuh suporter Merah Putih yang bakal memadati Istora Senayan, Jakarta.
 
"Mereka diharapkan bisa tampil spartan guna meraih hasil maksimal. Turnamen ini juga diharapkan bisa menyuguhkan tontonan menarik serta memotivasi masyarakat melihat olahraga nasional," ujar Anton saat konferensi pers Indonesia Open 2015, di Jakarta.
 
Indonesia Open akan diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta, mulai 2-7 Juni 2015. Khusus untuk gelaran tahun ini, pihak panitia menyiapkan hadiah total Rp10 miliar.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RIZ)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan