Ganda putri Indonesia, Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari saat tampil di final Jerman Open 2015 (Foto: Dok.PBSI)
Ganda putri Indonesia, Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari saat tampil di final Jerman Open 2015 (Foto: Dok.PBSI)

Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Jadi Ajang Pemanasan Tim Uber Indonesia

23 April 2016 05:26
medcom.id, Jakarta: Atlet-atlet bulu tangkis ganda putri Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan memanfaatkan Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2016 sebagai ajang pemanasan menjelang turnamen final Piala Uber 2016.
 
"Tentu kami akan melihat peluang kemenangan atas lawan-lawan pada Piala Uber saat Kejuaraan Asia nanti. Secara teknis, pasangan-pasangan pelapis kami sudah mampu mengimbangi ganda putri unggulan," kata kepala pelatih ganda putri pelatnas PBSI Eng Hian kepada Antara di Jakarta, Jumat.
 
Pelatih yang akrab disapa koh Didi itu mengharapkan dua ganda putri pelapis yaitu Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarini dan Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari semakin mengasah pola permainan mereka dalam Kejuaraan Asia yang akan digelar di Wuhan, Tiongkok pada pada Selasa (26/4) hingga Minggu (1/5) itu.

Selain dua pasangan itu, Indonesia juga mengirim dua pasangan putri pada Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2016 yaitu ganda putri unggulan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari dan pasangan junior Mychelle Crhystine Bandaso/Serena Kani.
 
"Anggia/Ketut pada Malaysia Terbuka 2016 memang kalah dari pasangan unggulan Tiongkok. Tapi, mereka kalah tiga game dan sebenarnya ada peluang menang. Begitupula dengan Della/Rosyita saat menghadapi pasangan Tiongkok yang sama pada Singapura Terbuka 2016," ujar pelatih asal Solo, Jawa Tengah itu.
 
Koh Didi menjelaskan para pemain ganda pelapis Greysia/Nitya itu memerlukan pengalaman tanding untuk menambah mental sehingga melengkapi kemampuan teknik dan fisik mereka.
 
"Kami berharap pada Piala Uber nanti, dua pasangan itu juga memikul tanggung jawab dan tidak selalu mengandalkan senior mereka yaitu Greysia/Nitya. Greysia/Nitya akan lebih fokus pada Olimpiade Rio 2016," kata peraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004 bersama Flandy Limpele itu.
 
Namun, mantan atlet PBSI itu mengatakan tiga pasangan ganda putri asuhannya berpeluang mengambil poin untuk tim Uber Indonesia pada grup C menghadapi tim Thailand, tim Hong Kong, serta tim Bulgaria.
 
"Kami ingin para atlet bermain lepas dan tanpa beban karena mereka telah punya bekal catatan pertandingan dari beberapa turnamen lain," katanya. (ANT)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ACF)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan