Alasan PBSI Menunjuk Nova Widianto
Kabid Binpres Pelatnas Eng Hian optimistis pengalaman dan rekam jejak yang dimiliki Nova dapat membawa sektor ganda campuran Indonesia kembali bersaing di level tertinggi. Nova ditunjuk menggantikan Rionny Mainaky yang mundur bersama asistennya, Amon Sunaryo."Nova merupakan sosok yang memiliki pengalaman dan pemahaman yang sangat baik di sektor ganda, baik sebagai atlet maupun pelatih," papar Eng Hian dalam rilis resmi PBSI.
"Kami berharap kehadirannya dapat membawa energi baru, meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat daya saing pasangan-pasangan ganda campuran Indonesia, serta mengantarkan mereka meraih prestasi terbaik di berbagai turnamen internasional," ujarnya.
Dari Atlet Legendaris hingga Pelatih Cetak Sejarah
Selama kariernya sebagai atlet, Nova Widianto merupakan salah satu pemain ganda campuran terbaik yang dimiliki Indonesia. Bersama Liliyana Natsir, ia meraih gelar Juara Dunia 2005 dan 2007, serta mempersembahkan medali perak Olimpiade Beijing 2008 di nomor ganda campuran.Setelah pensiun sebagai atlet, Nova melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih dan turut berkontribusi melahirkan pasangan-pasangan berprestasi di level dunia. Bahkan dia mencetak sejarah sebagai pelatih pertama yang membawa ganda campuran Malaysia menjadi juara dunia di tahun 2024 lewat anak asuhnya Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.
Dengan bergabungnya Nova, PBSI berharap proses regenerasi dan peningkatan prestasi sektor ganda campuran dapat berjalan semakin optimal sehingga mampu kembali menjadi salah satu kekuatan utama Indonesia di panggung bulu tangkis dunia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda