Alwi Farhan (dok. PBSI)
Alwi Farhan (dok. PBSI)

Japan Open

Berjuang hingga Kram Otot, Alwi Farhan Bertekad Balas Dendam

Gregorius Gelino • 18 Juli 2026 00:38
Ringkasnya gini..
  • Alwi Farhan terhenti di perempat final Japan Open setelah kalah sengit dari wakil tuan rumah, Kodai Naraoka, dengan skor 18-21, 22-20, dan 18-21.
  • Meski sempat mengalami kram otot paha, Alwi dengan sportif mengakui bahwa faktor kematangan dan pengalaman di lapangan yang membedakan hasil akhir.
  • Alwi menjadikan laga ini sebagai pelajaran mental yang berharga dan menyatakan siap kembali lebih kuat untuk menantang Kodai di turnamen berikutnya.
Tokyo: Alwi Farhan gagal mengatasi perlawanan wakil Jepang, Kodai Naraoka, pada perempat final Japan Open 2026. Alwi kalah rubber game dari wakil tuan rumah dengan skor 18-21, 22-20, dan 18-21.

Enggan Kalah Mudah

Menghadapi Kodai Naraoka di rumahnya sendiri jelas bukan perkara mudah. Dukungan penuh dari suporter tuan rumah membuat Kodai bermain dengan determinasi tinggi sejak awal laga. Alwi pun mengakui bahwa atmosfer penonton sempat membuatnya berada di bawah tekanan.
 
Namun, bukan Alwi namanya jika menyerah tanpa perlawanan. Setelah kalah di gim pertama, pebulu tangkis muda Indonesia ini bangkit secara luar biasa di gim kedua dan mencuri kemenangan kritis 22-20.
 
"Tetap bersyukur karena hari ini saya bisa berjuang sangat maksimal sampai akhir. Pastinya saya tidak membiarkan lawan menang dengan mudah, tidak mau menyerah dulu meskipun hasilnya kalah," ungkap Alwi Farhan seusai laga.

Baca juga: Ana/Trias Kalah Akibat Kesalahan Sendiri

Dihantam Kram Otot Paha

Memasuki gim penentu, intensitas pertandingan semakin meningkat. Alwi bahkan sempat mengalami kendala fisik berupa kram otot paha. Namun, ia enggan menjadikan hal tersebut sebagai alasan utama kekalahannya. Menurut Alwi, faktor kematangan di lapangan-lah yang membedakan hasil akhir pertandingan hari ini.

"Di gim ketiga memang ada otot paha saya yang kram, tapi dia (Kodai) pasti juga mengalami kelelahan. Pengalaman yang membedakan dari pertandingan ini," tambah Alwi dengan sportif.

Pelajaran Berharga

Kekalahan ini jelas menjadi modal berharga bagi perkembangan karier Alwi Farhan di level senior. Alih-alih terpuruk, Alwi justru mengaku memetik banyak pelajaran penting mengenai aspek mental bertanding. Ia bahkan sudah tidak sabar untuk kembali bersua dengan Kodai Naraoka di turnamen-turnamen berikutnya.
 
"Good match dan saya menantikan pertemuan-pertemuan dengan dia selanjutnya. Saya belajar banyak bagaimana melawan diri sendiri, melawan keraguan, melawan rasa capek dan semua kondisi di lapangan. Saya akan kembali dengan lebih kuat," tegasnya optimistis.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan