Masalah Klasik
Usai laga, Meilysa Trias Puspitasari tidak memungkiri bahwa performa mereka di lapangan jauh dari kata maksimal. Trias mengakui bahwa mereka terlalu mudah memberikan poin cuma-cuma kepada lawan."Tadi kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Banyak mati sendiri dan itu harus dikurangi ke depannya," ungkap Trias dengan nada kecewa.
Senada dengan rekannya, Febriana Dwipuji Kusuma juga menegaskan bahwa kondisi fisik maupun non-teknis sebenarnya tidak ada masalah. Keuntungan waktu istirahat karena tidak bertanding di babak sebelumnya pun gagal dimanfaatkan dengan baik.
Baca juga: Japan Open 2026: Putri Hancurkan Kutukan
"Tidak ada kendala di lapangan, kami sudah siap sebenarnya, tidak berpengaruh juga karena kemarin tidak bertanding. Tapi memang hari ini kami kurang safe mainnya. Banyak pengembalian bola yang mengambang dan kurang bagus," jelas Ana.Pujian untuk Ketangguhan Wakil Taiwan
Di sisi lain, Ana memberikan kredit khusus kepada sang lawan. Hsu/Lin dinilai tampil sangat solid dan minim melakukan kesalahan, kontras dengan apa yang ditampilkan oleh pasangan Indonesia.Balas Dendam di China Open 2026
Tidak ingin berlarut-larut dalam kesedihan, Ana/Trias langsung mengalihkan fokus mereka ke turnamen berikutnya yang tidak kalah bergengsi, yaitu China Open 2026 yang akan digelar minggu depan. Waktu yang singkat ini akan dimanfaatkan optimal untuk membenahi fokus dan akurasi pukulan."Kami harus tampil lebih baik, lebih fokus di China Open minggu depan," tegas Trias, mengusung misi bangkit di turnamen berikutnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda