Apriyani Rahayu jadi salah satu wakil Indonesia di turnamen bulu tangkis Pontianak International Challenge 2026. (Foto: Tim Media & Humas PBSI)
Apriyani Rahayu jadi salah satu wakil Indonesia di turnamen bulu tangkis Pontianak International Challenge 2026. (Foto: Tim Media & Humas PBSI)

Pontianak International Challenge 2026

Daftar Wakil Indonesia di Pontianak International Challenge 2026: Ada Apriyani Rahayu

Kautsar Halim • 25 Agustus 2026 12:33
Ringkasnya gini..
  • Indonesia menurunkan sejumlah wakil di lima sektor pertandingan Pontianak International Challenge 2026.
  • Richie Duta Richardo membidik gelar kedua musim ini setelah juara Vietnam International Challenge.
  • Apriyani Rahayu tampil bersama Dejan Ferdinansyah di ganda campuran untuk melanjutkan proses adaptasi di nomor baru.
Pontianak: Sejumlah pebulu tangkis Indonesia siap bersaing di Polytron Pontianak International Challenge 2026. Turnamen kategori International Challenge tersebut berlangsung pada 25–30 Agustus 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat.
 
Indonesia menjadi negara dengan jumlah entri terbanyak dalam turnamen yang diikuti peserta dari 17 negara tersebut. Para wakil tuan rumah tidak hanya memburu gelar juara, tetapi juga kesempatan menambah pengalaman dan poin ranking Badminton World Federation (BWF). 
 
Sejumlah nama yang menjadi perhatian di Pontianak antara lain Richie Duta Richardo, Christian Adinata, Chico Aura Dwi Wardoyo, hingga Apriyani Rahayu yang kini mencoba tantangan baru di nomor ganda campuran.
 

Richie Duta Bidik Gelar Kedua


Di sektor tunggal putra, Indonesia menurunkan Richie Duta Richardo, Bismo Raya Oktora, Dendi Triansyah, Christian Adinata, dan Chico Aura Dwi Wardoyo. 

Richie menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan. Ia mengincar gelar keduanya pada musim 2026 setelah sebelumnya menjadi juara Vietnam International Challenge 2026 di Hanoi pada Maret lalu.
 
Richie mengaku sudah mempersiapkan diri cukup lama untuk menghadapi turnamen di Pontianak.
 
"Untuk persiapan sendiri sudah cukup lama dan sudah sangat siap," kata Richie dalam keterangan tertulis PBSI.
 
Gelar di Vietnam menjadi modal bagi Richie untuk menghadapi persaingan di Pontianak. Ia juga mendapat keuntungan tampil di hadapan publik Indonesia.
 
Sementara itu, Christian Adinata dan Chico Aura Dwi Wardoyo akan menjadi nama lain yang menarik perhatian di sektor tunggal putra.
 

Chiara dan Dalila di Tunggal Putri


Pada sektor tunggal putri, Indonesia diwakili Chiara Marvella Handoyo dan Dalila Aghnia Puteri. Keduanya akan berusaha memberikan hasil terbaik sekaligus memanfaatkan turnamen untuk menambah pengalaman bertanding di level internasional. 
 

Rian/Daniel hingga Tiga Pasangan Ganda Putra


Indonesia juga memiliki sejumlah wakil pada sektor ganda putra.
 
Tiga pasangan yang tercantum dalam materi penyelenggara adalah Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino, Dexter Farrell/Anselmus Breagit Fredy Prasetya, serta Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo. 
 
Kehadiran mereka menambah peluang Indonesia untuk bersaing memperebutkan gelar di Pontianak.
 

Ester/Lanny Perkuat Ganda Putri


Sementara itu, sektor ganda putri Indonesia diisi Siti Sarah Azzahra/Velisha Christina, Ester Nurumi Tri Wardoyo/Lanny Tria Mayasari, serta Halifia Usni Pratiwi/Selsi Josika. 
 
Nama Ester Nurumi Tri Wardoyo/Lanny Tria Mayasari menjadi salah satu pasangan yang menarik perhatian karena keduanya merupakan bagian dari skuad ganda putri Indonesia.
 

Apriyani Rahayu Lanjutkan Adaptasi Ganda Campuran


Sorotan khusus tertuju kepada Apriyani Rahayu. Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu kini menjalani tantangan baru di nomor ganda campuran bersama Dejan Ferdinansyah.
 
Apriyani dan Dejan dijadwalkan tampil di Pontianak International Challenge 2026. Keduanya sedang berupaya meningkatkan adaptasi, terutama dalam pola permainan dan rotasi. 
 
Apriyani mengatakan perpindahan dari ganda putri ke ganda campuran membuatnya harus menyesuaikan peran. Jika sebelumnya lebih banyak berperan sebagai playmaker di ganda putri, kini ia dituntut lebih aktif bermain di depan.
 
"Yang menjadi tantangan saya pindah ke ganda campuran mungkin di adaptasi pola main, karena di ganda putri saya sebagai playmaker, namun di ganda campuran saya harus bermain di depan," ujar Apriyani. 
 
Apriyani/Dejan sebenarnya sudah menjalani debut sebagai pasangan ganda campuran di Taipei Open 2026 pada akhir Juli. Tapi, mereka langsung tersingkir di babak pertama setelah kalah dari pasangan Jepang Haruki Kawabe/Kokona Ishikawa. 
 
Karena itu, penampilan di Pontianak bukan debut pertama Apriyani/Dejan, tetapi menjadi kesempatan penting bagi keduanya untuk melanjutkan proses adaptasi di nomor ganda campuran.
 
Selain Apriyani/Dejan, materi awal penyelenggara juga mencantumkan Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran, M. Nawaf Khoiriyansyah/Nahya Muhyifa, serta Verrell Yustin Mulia/Bernadine Anindiya Wardana di sektor ganda campuran. 
 
Pontianak International Challenge 2026 berlangsung hingga 30 Agustus. Selain mengejar gelar, para wakil Indonesia akan memanfaatkan turnamen ini untuk menguji kemampuan sekaligus mengumpulkan poin ranking BWF.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan