Ko/Shin menjuarai BIOSSP yang berhadiah total Rp10 miliar setelah menaklukkan pasangan Tiongkok Fu Haifeng/Zhang Nan pada final. Saat itu, mereka hanya butuh waktu 53 menit untuk menyelesaikan tiga game pertandingan lewat skor, 21-16, 16-21, dan 21-19.
Seusai penyerahan hadiah, Ko Sung Hyun mengaku cukup puas terhadap hasil laga tersebut. Namun, ia bersama pasangannya diingatkan agar tidak terbuai dengan kemenangan. Perjuangan paling beratnya bakal terjadi pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis karena mereka adalah juara bertahan.
"Masih banyak beberapa hal yang harus dikoreksi lagi agar bisa lebih baik. Hasil ini (Indonesia Open) cukup memuaskan. Tapi, kami harus melakukan banyak koreksi lagi ketika kembali ke Korea," kata Ko Sung Hyun pada jumpa pers seusai laga.
"Saat ini kami adalah juara bertahan Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis dan lawan-lawan lain pasti sudah berlatih berat untuk merebut gelar kami," tambahnya.
Ko/Shin berhak menerima hadiah utama sebesar USD63,200 (Rp840 juta) saat menjuarai BIOSSP 2015. Perjalanan mereka mencapai final terbilang berat karena harus menaklukkan ganda putra terbaik dunia yang merupakan rekan senegaranya, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News