Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (dok. PBSI)
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (dok. PBSI)

Denmark Open

Denmark Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Perempat Final, Waspadai Kuda Hitam

Gregorius Gelino • 15 Oktober 2026 23:30
Ringkasnya gini..
  • Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mengalahkan wakil tuan rumah Christian Faust Kjaer/Rasmus Kjaer dengan skor 21-19 dan 21-10 di Denmark Open 2026.
  • Usai mendapat perlawanan ketat pada game pertama, Fajar/Fikri mengubah pola permainan dengan terus menekan hingga menang meyakinkan pada game kedua.
  • Fajar/Fikri akan menghadapi Sukphun/Teeraratsakul di perempat final dan menilai mereka sebagai lawan berbahaya.
Odense: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mengamankan tiket perempat final Denmark Open 2026 usai mendepak wakil tuan rumah, Christian Faust Kjaer/Rasmus Kjaer. Fajar/Fikri menang dua game langsung dengan skor 21-19 dan 21-10.

Terkendala angin Lapangan

Fajar mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan yang diraih bersama Fikri. Menurutnya, pertandingan pada game pertama berlangsung cukup menyulitkan, terutama karena kondisi lapangan yang membuat mereka bermain melawan arah angin.

Situasi tersebut membuat Christian/Rasmus tampil percaya diri. Pasangan Denmark itu mampu memberikan tekanan melalui permainan depan net dan adu drive cepat yang menyulitkan Fajar/Fikri mengembangkan permainan.

Meski demikian, Fajar/Fikri mampu menjaga fokus hingga memasuki poin-poin krusial. Keduanya berhasil menemukan celah untuk membalikkan keadaan dan mengamankan game pertama dengan skor tipis 21-19.

"Alhamdulillah bersyukur diberikan kelancaran dan kemenangan. Soal gim pertama, kami di sisi lapangan yang kalah angin dan mereka bermain sangat percaya diri. Permainan depan dan drive-drivenya menyulitkan kami. Tapi kami menemukan momen di akhir ketika servis Fikri 2-3 kali mengecoh lawan," ujar Fajar.

Keberhasilan merebut game pertama menjadi titik penting bagi pasangan Indonesia. Selain menjaga peluang meraih kemenangan, hasil tersebut juga membantu mereka tampil lebih lepas pada game berikutnya.

Dominasi Game Kedua jadi Kunci

Memasuki game kedua, Fajar/Fikri mampu menunjukkan permainan yang jauh lebih meyakinkan. Kondisi lapangan yang menguntungkan membuat keduanya lebih nyaman dalam mengatur serangan dan menekan lawan.

Fikri menjelaskan bahwa perubahan pola permainan menjadi salah satu faktor utama di balik kemenangan mereka. Fajar/Fikri berusaha terus mengambil inisiatif serangan sehingga pasangan Denmark kesulitan memberikan perlawanan. Strategi tersebut terbukti efektif. Setelah melewati pertarungan ketat pada game pertama, Fajar/Fikri mampu menjauhkan perolehan poin dan menutup game kedua dengan kemenangan telak 21-10.

"Masuk game kedua, kondisinya membuat kami lebih nyaman dengan sisi yang menang angin. Kami mengubah pola dengan terus menekan dan mereka kesulitan untuk meladeninya. Poin yang semakin jauh membuat kami lebih tenang dan makin percaya diri untuk tidak memberikan kesempatan mereka bangkit," beber Fikri.

Waspadai Kejutan Pasangan Thailand

Di babak perempat final Denmark Open 2026, Fajar/Fikri akan menghadapi pasangan Thailand, Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul. Pasangan Thailand tersebut patut diwaspadai setelah berhasil mengalahkan He Ji Ting/Ren Xiang Yu.

Mereka juga disebut memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan baru yang mampu memberikan kejutan di persaingan bulu tangkis internasional. Fajar menilai Peeratchai/Pakkapon layak disebut sebagai kuda hitam, hasil positif yang mereka raih menunjukkan bahwa pasangan Thailand tersebut memiliki kualitas dan kemampuan untuk merepotkan lawan-lawan unggulan.

"Di perempatfinal akan bertemu pasangan Thailand (Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul), mereka baru saja mengalahkan He Ji Ting/Ren Xiang Yu dan saat Asian Games juga mengalahkan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India). Menurut saya mereka bisa disebut kuda hitam dengan potensi yang sangat bagus ke depan, dimulai dari sekarang mereka akan terus memberikan kejutan-kejutan," papar Fajar.

Fajar juga mengingatkan bahwa pasangan Thailand tersebut bukan lawan yang bisa dianggap remeh. Berdasarkan pengalamannya, Peeratchai/Pakkapon pernah mengalahkannya ketika masih berpasangan dengan Muhammad Rian Ardianto.

Selain itu, pasangan Thailand tersebut juga pernah menumbangkan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri serta Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Catatan tersebut menjadi peringatan bagi Fajar/Fikri agar tidak lengah meskipun baru saja meraih kemenangan meyakinkan atas wakil Denmark.

"Selain itu, mereka juga pernah mengalahkan saya ketika masih pasangan Rian, Bagas/Fikri dan Leo/Daniel juga pernah dikalahkan jadi besok tidak akan mudah bagi kami. Kami harus terus fokus dan mencari kelemahan lawan," kata Fajar.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan