Sebelum dikalahkan, pebulu tangkis bertubuh mungil tersebut terbukti mampu memberikan perlawanan sengit kepada lawannya. Momota yang merupakan unggulan kedelapan berhasil dikalahkannya pada game pertama dengan skor 21-13. Sayang, pada game selanjutnya Anthony harus kalah dengan skor telak 16-21 dan 15-21.
Meski begitu, kemenangan memang tidak selalu menjadi acuan keberhasilan tiap pemain. Anthony tetap mengklaim puas dengan penampilannya dan bertekad makin percaya diri pada turnamen lainnya supaya menjadi yang terbaik.
"Saya cukup puas dengan pertandingan lawan Momota tadi. Soalnya, saya bisa mengeluarkan seluruh kemampuan sepanjang pertandingan. Sayang, saat memulai game ketiga ketertinggalan saya sudah sangat jauh. Jadi, memang sulit untuk mengejarnya," ujar Anthony seusai pertandingan.
"Saya masih harus belajar kira-kira setahun lagi untuk bisa bersaing di kelas Super Series ini," tambahnya.
Dengan gugurnya Anthony, artinya habis sudah wakil tunggal putra Indonesia pada turnamen berhadiah total Rp10 miliar ini. Sebelumnya, ada nama Jonatan Christie yang hampir menang dari pebulu tangkis ranking dua dunia, Jan O Jorgensen. Klik: Jonatan Christie Takluk dari Jorgensen
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News