Mohammad Ahsan (depan) dan Hendra Setiawan saat tampil di Semifinal All England (AFP-Oli Scarff)
Mohammad Ahsan (depan) dan Hendra Setiawan saat tampil di Semifinal All England (AFP-Oli Scarff)

Siasat Ahsan/Hendra untuk Lolos ke Olimpiade 2020

Olahraga bulu tangkis olimpiade 2020
Muhammad Al Hasan • 21 Maret 2019 00:51
PBSI hanya akan mengirimkan maksimal dua wakil di tiap sektor pada Olimpiade 2020. Satu tempat hampir pasti jadi milik Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Dengan begitu, Ahsan/Hendra kemungkinan akan bersaing dengan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto untuk memperebutkan satu tiket tersisa.
 
Jakarta: Gelar juara All England 2019 bukan menjadi klimaks dari karier pasangan senior Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Di usia yang tidak lagi muda, mereka masih menyimpan satu ambisi besar.
 
Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang, menjadi salah satu target besar yang jadi incaran pasangan berjuluk The Daddies tersebut. Untuk bisa tampil dan berjuang meraih sukses di multievent olahraga terbesar di dunia tersebut, mereka akan mengerahkan segala daya dan upaya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ahsan/Hendra merupakan satu dari beberapa ganda putra Indonesia yang diproyeksikan PBSI untuk membela Indonesia di Olimpiade 2020. Namun, untuk bisa dipilih PBSI, mereka harus membuktikan kualitas mereka pada turnamen-turnamen yang digelar pada periode Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020, yakni mulai Mei 2019 hingga April 2020.


Baca:Ahsan/Hendra Buka Peluang Jadi Pelatih Setelah Pensiun


"Kita dalam setahun minimal ikut 14 turnamen. Kita lihat lagi nanti bagaimana," kata Hendra di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu 20 Maret 2019.
 
The Daddies optimistis bisa lolos kuailifikasi, meskipun diakui pasti tidak mudah karena mereka harus bersaing dengan pasangan yang usianya jauh di bawah mereka.
 
"Kami fokus dari pertandingan demi pertandingan saja, jadi kami ingin dapat hasil yang bagus. Untuk itu, lebih meningkatkan stamina dan power, kita harus tingkatkan lagi. Selama ini PBSI juga masih mendukung kita," lanjut Hendra.
 
Sementara Ahsan di kesempatan yang sama membeberkan peluang dan kemungkinan-kemungkinan tantangan yang bakal mereka hadapi untuk menuju Olimpiade. Salah satunya adalah persaingan dengan para juniornya. Sebab, PBSI hanya akan mengirimkan maksimal dua wakil di tiap sektor pada Olimpiade 2020 nanti.
 
"Ya mungkin sangat berbeda ya. Dulu sepertinya kita mengikuti kualifikasi Olimpiade enggak terlalu susah, sekarang butuh perjuangan yang lebih," kata Ahsan.

Baca juga:Juara All England, Ahsan/Hendra Dapat Bonus Tambahan dari Klub


"Karena sekarang kan banyak yang muda, dan kita dari negara sendiri tahu ada beberapa pasang yang bagus tapi hanya maksimal dua," pungkas Ahsan.
 
Persaingan di sektor ganda putra untuk mewakili Indonesia di Olimpiade 2020 memang yang paling sengit dibandingkan dengan sektor lain. Sementara itu, satu tempat kemungkinan sudah diamankan oleh ganda putra peringkat satu dunia, Markus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.
 
Dengan demikian, satu tiket tersisa kemungkinan akan jadi rebutan antara Ahsan/Hendra dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang baru saja merebut gelar juara di pentas Swiss Open 2019.
 
Saat ini, Ahsan/Hendra menempati peringkat empat dalam rangking terbaru Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Adapun, Fajar/Rian menguntit di peringkat delapan dunia.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video:?Taktik Indra Sjafri Terbangkan Garuda Muda

 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif