Ya, kejadian menggelikan itu terjadi di ajang BCA Indonesia Open Super Series Premier (BIOSSP) 2016 atau turnamen Indonesia Terbuka di hari ketiga atau pada Rabu 1 Juni. Saat hujan deras mengguyur Jakarta pada sore hari membuat "pertahanan" atap Istora bobol juga, alias bocor.
Jojo -sapaan akrab Jonatan- mengungkapkan bahwa kejadian atap bocor bukan pertama kalinya terjadi di turnamen sekelas Super Series.
Ia mengaku bahwa pada pegelaran Malaysia Open Super Series terjadi hal yang sama seperti yang terjadi di Istora. Pemain peringkat 19 dunia itu berharap atap bocor Istora segera diperbaiki.
"Saya rasa itu harus diperbaiki, tapi ini buka kejadian pertama. Waktu Malaysia Super Series juga sama bocor. Ini harus diperbaiki, kan buat Asian Games 2018 juga," ujar Jonatan kepada wartawan selepas pertandingan melawan Hsu Jen Hao.
Namun, hal menarik dari bocorya atap Istora adalah Jonatan bisa mengambil keuntungan dari kejadian tersebut. Lapangan tempat ia bermain diketahui sempat basah karena tetesan air. Pertandingan sempat dihentikan sejenak oleh umpire. Padahal, saat itu sang lawan sedang dalam kondisi mengejar perolehan poin Jojo.
"Tapi kejadian atap bocor ini justru menguntungkan saya. Saya kan sempat kekejar tadi (perolehan poin), tapi kemudian dihentikan karena atap bocor. Lawan yang sudah enak harus berhenti dan membuat saya bisa memenangi game kedua," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News