Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti ke final BWF World Junior Championships 2026 (dok. PBSI)
Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti ke final BWF World Junior Championships 2026 (dok. PBSI)

BWF World Junior Championships

BWF WJC 2026: Komunikasi Lancar jadi Kunci Luthfi/Dian ke Final

Gregorius Gelino • 16 Oktober 2026 19:35
Ringkasnya gini..
  • Luthfi/Dian mengalahkan We/Yu, dengan skor 13-15, 16-14, dan 16-14 di semifinal BWF World Junior Championships 2026.
  • Luthfi mengakui sempat kehilangan fokus pada gim pertama, tetapi mampu bangkit berkat komunikasi yang lebih solid dan ketenangan di poin-poin kritis.
  • Luthfi/Dian bertekad tampil maksimal pada partai puncak dan ingin lebih percaya diri menghadapi wakil Tiongkok demi meraih gelar juara dunia junior.
Cairo: Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti mengunci satu tiket final BWF World Junior Championships 2026 setelah mendepak wakil Taiwan, We Ting Lee/ Yu-Hsi Chen. Luthfi/Dian menang rubber game dengan skor 13-15, 16-14, dan 16-14.

Komunikasi Solid Jadi Kunci

Muhammad Luthfi Habibi mengungkapkan rasa syukurnya setelah berhasil melewati pertandingan yang menguras tenaga dan konsentrasi tersebut. Ia menilai komunikasi yang semakin baik menjadi salah satu faktor penting di balik kemenangan atas pasangan Taiwan.

"Alhamdulillah diberikan kelancaran dan kemenangan serta dihindarkan dari cedera. Kunci kemenangan hari ini yang pasti komunikasinya lebih solid, apapun yang terjadi di lapangan yang penting maksimal aja," ujar Luthfi.

Menurut Luthfi, pertandingan tersebut tidak berjalan mudah sejak awal. Pada game pertama, ia mengaku kehilangan fokus karena terlalu terburu-buru ingin menyelesaikan reli dengan pukulan mematikan. Akibatnya, sejumlah poin justru terbuang dan pasangan Indonesia harus kehilangan game pembuka dengan skor 13-15.

"Di game pertama saya banyak kehilangan fokus karena mau buru-buru mematikan dan banyak buang poin di situ. Game kedua dan ketiga hampir sama dengan game pertama, namun di poin kritis saya mencoba lebih tenang," ucap Luthfi.

Evaluasi tersebut menjadi modal penting bagi Luthfi/Dian untuk membalikkan keadaan. Mereka berusaha menjaga ketenangan ketika pertandingan memasuki fase penentuan, hingga akhirnya merebut gim kedua dan ketiga dengan skor identik, 16-14.

Protes Keputusan Servis

Ketegangan pertandingan juga terlihat ketika Luthfi sempat memprotes keputusan hakim servis terkait bola yang dinilainya keluar. Namun, keputusan yang diberikan menyatakan bola masuk sehingga pasangan Indonesia harus menerima hasil tersebut.

"Di game kedua sempat protes karena bola service yang saya lihat out ternyata diputuskan masuk, setiap poin pastinya akan menguntungkan apalagi posisinya di saat game tetapi malah tidak jadi," ungkap Luthfi.

Situasi tersebut menjadi ujian tersendiri bagi Luthfi/Dian, terutama ketika mereka membutuhkan poin untuk menjaga momentum. Meski demikian, pasangan Indonesia tetap berusaha melanjutkan pertandingan dan tidak membiarkan situasi tersebut mengganggu konsentrasi mereka. Ketenangan pada momen-momen penting akhirnya menjadi pembeda. Luthfi/Dian mampu mengamankan dua game terakhir sekaligus memastikan langkah ke final kejuaraan dunia junior.

Akui Sempat Tegang

Di sisi lain, Dian Ramadhani Mukti mengaku sangat senang bisa melangkah ke partai final. Meski demikian, ia menyadari masih ada satu pertandingan penting yang harus dituntaskan sebelum bisa merayakan pencapaian tersebut sepenuhnya.

"Alhamdulillah senang banget, tapi masih ada besok hari jadi harus semangat lagi. Di game pertama sempat unggul, namun kalah disitu saya merasa tegang," kata Dian.

Kehilangan game pertama menjadi pengalaman yang harus segera mereka evaluasi agar tidak terulang pada laga final. Dian pun bertekad memperbaiki kepercayaan dirinya, terlebih lawan yang akan dihadapi pada pertandingan penentuan berasal dari China.

"Belajar dari pertandingan sebelumnya kebanyakan saya kalah oleh pemain China dan di final besok ketemu China saya mau yakin dan percaya diri aja," ujar Dian.

Kepercayaan diri akan menjadi salah satu modal penting bagi Dian untuk menghadapi tantangan berikutnya. Ia berharap mampu tampil lebih berani dan konsisten agar dapat membantu Indonesia meraih gelar juara.

Siap Hadapi Wakil Tiongkok di Final

Setelah melewati duel ketat melawan Taiwan, tantangan berikutnya bagi Luthfi/Dian adalah menghadapi wakil China di partai final BWF World Junior Championships 2026.

Luthfi menegaskan bahwa dirinya dan Dian akan berusaha tampil maksimal. Ia menyadari setiap pasangan memiliki pola permainan dan keunggulan masing-masing sehingga hasil pertandingan akan ditentukan oleh kemampuan menjalankan strategi serta kesiapan mental di lapangan.

"Besok masih ada partai terakhir buat melawan Tiongkok semoga diberikan kelancaran. Kami punya pola main masing-masing jadi tinggal di adu aja di lapangan, mana yang lebih kuat dan mentalnya lebih siap," urai Luthfi.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan