Berduel pada babak perempat final di Istora Senayan, Jumat 17 Januari 2020, Greysia/Apriyani tampil percaya diri. Berbeda dengan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang kalah karena tertekan dengan dukungan penuh suporter, Greysia/Apriyani justru makin semangat dengan yel-yel dukungan ribuan fans di Istora.
Di game pertama, Greysia/Apriyani langsung mengambilalih kendali permainan dan terus memimpin dalam perolehan angka. Mereka bahkan sempat unggul jauh 15-9, sebelum akhirnya menutup game pertama dengan 21-15.
Pemandangan tidak jauh berbeda tersaji di game kedua. Greysia/Apriyani hanya mendapat perlawanan ketat di awal-awal di mana pasangan Jepang tersebut sukses mengejar ketertinggalan dan menyamakan angka 6-6.
Namun setelah itu, Greysia/Apriyani tidak terbendung. Raihan poin ganda putri terbaik Indonesia itu tidak lagi bisa dikejar Nami/Chiharu. Greysia/Apriyani pun akhirnya menutup game kedua dengan kedudukan 21-16.
Lolos ke semifinal, Greysia/Apriyani sudah ditunggu pasangan Korea Selatan, Kim So Yeong/Kong Hee Yong. Pasangan yang ditempatkan sebagai unggulan lima ini lolos ke semifinal usai memenangi "perang saudara" melawan Chang Ye Na/Kim Hye Rin.
Greysia/Apriyani wajib mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi Kim/Kong. Pasalnya, mereka tidak pernah menang melawan pasangan Korsel tersebut. Menurut catatan Tournament Software, Greysia/Apriyani tidak pernah menang dalam dua kali pertemuan melawan Kim/Kong.
Kekalahan terakhir Greysia/Apriyani terjadi di babak perempat final Japan Open 2019 pada 26 Juli lalu. Saat itu, Greysia/Apriyani dipaksa menyerah dua game langsung, 12-21 dan 12-21.
Video: Latih Barcelona, Setien Janjikan Permainan Bagus
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News