Menpora Erick Thohir mengapresiasi raihan medali emas tim bulu tangkis putra Indonesia di Asian Games 2026. (Foto: Dok. Kemenpora)
Menpora Erick Thohir mengapresiasi raihan medali emas tim bulu tangkis putra Indonesia di Asian Games 2026. (Foto: Dok. Kemenpora)

Asian Games 2026

Erick Thohir: Emas Bulu Tangkis Bukti Indonesia Sejajar di Asia

Kautsar Halim • 25 September 2026 11:08
Ringkasnya gini..
  • Menpora Erick Thohir mengapresiasi emas tim bulu tangkis beregu putra Indonesia yang menjadi emas pertama Kontingen Merah Putih di Asian Games 2026.
  • Indonesia menang 3-2 atas Tiongkok setelah tertinggal 0-2 dan mengakhiri penantian 28 tahun untuk kembali meraih emas beregu putra.
  • rick menyebut perjuangan tersebut menjadi bukti Indonesia mampu berdiri sejajar dengan negara-negara terbaik di Asia.
Nagoya: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mengapresiasi perjuangan tim bulu tangkis beregu putra Indonesia yang berhasil meraih medali emas Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Menurut Erick, pencapaian tersebut menjadi bukti Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara terbaik di Asia.

Emas tersebut menjadi medali emas pertama bagi Kontingen Indonesia di Asian Games 2026. Lebih istimewa lagi, keberhasilan itu sekaligus mengakhiri penantian 28 tahun tim bulu tangkis beregu putra Indonesia untuk kembali menjadi juara Asian Games.

Indonesia memastikan emas setelah mengalahkan Tiongkok 3-2 pada final di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Kamis (24/9). Merah Putih sempat tertinggal 0-2 sebelum membalikkan keadaan melalui kemenangan Alwi Farhan, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Moh Zaki Ubaidillah dalam tiga partai terakhir.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim bulu tangkis beregu putra yang berhasil mengalahkan China dan mempersembahkan emas pertama bagi Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026,” ujar Erick dalam keterangan resmi Kemenpora.
 

Erick Soroti Penantian 28 Tahun


Erick menilai keberhasilan tim beregu putra memiliki nilai sejarah tersendiri bagi olahraga Indonesia. Pasalnya, emas tersebut menjadi yang pertama bagi Indonesia di Asian Games 2026 sekaligus mengakhiri penantian panjang sejak edisi Bangkok 1998.

“Kemenangan ini sangat istimewa karena setelah 28 tahun, Indonesia kembali meraih emas beregu putra bulu tangkis di Asian Games. Terakhir kali kita mendapatkan emas dari nomor ini adalah pada 1998,” kata Erick.

Baca juga: Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia Akhiri Penantian 28 Tahun

Menurut Erick, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras, disiplin, persiapan, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para atlet bersama tim pendukung.

“Ini adalah kemenangan yang lahir dari perjuangan, kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah para atlet serta seluruh tim yang mendampingi,” tuturnya.

Erick kemudian menilai perjuangan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia mampu berdiri sejajar dengan negara-negara terbaik di Asia.

“Mereka menunjukkan bahwa ketika kita bekerja keras, mempersiapkan diri dengan baik, dan berjuang bersama, Indonesia mampu berdiri sejajar dengan negara-negara terbaik Asia,” ujarnya.
 

Comeback Dramatis sebelum Raih Emas


Kemenangan Indonesia atas Tiongkok terasa semakin dramatis karena tim Merah Putih harus kehilangan dua partai pertama.

Jonatan Christie lebih dulu kalah dari Shi Yu Qi, kemudian Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri takluk dari Liang Weikeng/Wang Chang. Indonesia berada dalam posisi tertinggal 0-2 dan membutuhkan tiga kemenangan beruntun untuk merebut emas.

Alwi Farhan kemudian membuka jalan kebangkitan setelah mengalahkan Li Shifeng. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin lalu menyamakan kedudukan sebelum Moh Zaki Ubaidillah memastikan kemenangan Indonesia atas Weng Hongyang pada partai kelima.

Ubaidillah menang dua gim langsung 23-21, 21-13 dan menjadi penentu kemenangan 3-2 Indonesia atas Tiongkok. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan tim beregu putra kembali ke podium tertinggi Asian Games setelah 28 tahun.
 

Erick Apresiasi PBSI dan Semua Pendukung


Selain para pemain, Erick turut mengapresiasi PP PBSI, jajaran pelatih, tim medis, dan ofisial yang mendampingi perjuangan tim bulu tangkis Indonesia di Asian Games 2026.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama, bukan hanya kontribusi para atlet yang bertanding di lapangan.

Erick berharap emas dari cabang bulu tangkis dapat menjadi tambahan motivasi bagi atlet-atlet Indonesia yang masih berjuang di Aichi-Nagoya.

“Saya berharap emas ini menjadi momentum dan suntikan semangat bagi seluruh Kontingen Indonesia yang masih berjuang di Asian Games Aichi-Nagoya. Mari terus berjuang, terus memberikan yang terbaik, dan membawa pulang medali emas untuk masyarakat Indonesia,” tutup Erick.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan