Penantian panjang tersebut akhirnya berakhir pada Asian Games 2026. Indonesia sukses menjadi juara setelah mengalahkan Tiongkok secara dramatis 3-2 pada final di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Kamis (24/9).
Indonesia terakhir kali meraih emas beregu putra Asian Games pada 1998 di Bangkok. Ketika itu, Indonesia juga menghadapi Tiongkok pada partai final dan menang telak 4-0.
Setelah keberhasilan tersebut, emas beregu putra Asian Games belum kembali ke Indonesia selama hampir tiga dekade.
Indonesia sebenarnya kembali memiliki peluang pada Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang. Berstatus tuan rumah, tim beregu putra Indonesia berhasil mencapai final, tetapi harus puas dengan medali perak setelah kalah dari Tiongkok.
Penantian kemudian berlanjut pada Asian Games 2022 di Hangzhou. Indonesia tidak berhasil menembus semifinal setelah kalah dari Korea Selatan pada babak perempat final.
Baru pada Asian Games 2026, emas tersebut kembali menjadi milik Indonesia.
Kembali Bertemu Tiongkok di Final
Menariknya, lawan Indonesia pada final 2026 adalah Tiongkok, negara yang juga dihadapi pada final 1998.
Namun, jalannya pertandingan kali ini berlangsung jauh lebih ketat.
Indonesia bahkan sempat berada dalam posisi sulit setelah kalah pada dua partai pertama. Jonatan Christie takluk dari Shi Yu Qi, sedangkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kalah dari Liang Wei Keng/Wang Chang.
Indonesia tertinggal 0-2 dan Tiongkok hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan gelar.
Alwi Farhan kemudian membuka jalan kebangkitan dengan mengalahkan Li Shi Feng 23-21, 15-21, 21-16.
Baca juga: Dramatis! Indonesia Raih Emas Perdana Usai Comeback atas Tiongkok
Momentum tersebut dilanjutkan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Mereka mengalahkan He Ji Ting/Liu Yi 23-21, 21-10 untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Moh. Zaki Ubaidillah kemudian tampil sebagai penentu pada partai kelima.
Ubed berhasil mengalahkan Weng Hongyang dua gim langsung 23-21, 21-13. Kemenangan tersebut memastikan Indonesia membalikkan keadaan dan menang 3-2 atas Tiongkok.
Penantian 28 Tahun Berakhir
Kemenangan tersebut membuat Indonesia kembali berdiri di podium tertinggi nomor beregu putra Asian Games setelah terakhir kali melakukannya pada 1998.
Dalam rentang 28 tahun tersebut, Indonesia sempat mendekati gelar ketika menjadi finalis pada 2018. Namun, emas baru kembali diraih pada 2026.
Perjalanan Indonesia di final 2026 juga membuat pencapaian tersebut terasa semakin istimewa. Sempat tertinggal dua poin, Indonesia mampu memenangi tiga partai secara beruntun.
Alwi, Leo/Daniel, dan Ubed menjadi tiga wakil yang menjaga sekaligus menuntaskan comeback Indonesia.
Setelah menunggu 28 tahun, tim bulu tangkis putra Indonesia akhirnya kembali menyabet emas Asian Games di nomor beregu putra.