Zhou Yunlei waspadai pebulu tangkis Indonesia jika bersua di final (Dok: Youtube)
Zhou Yunlei waspadai pebulu tangkis Indonesia jika bersua di final (Dok: Youtube)

Jelang Indonesia Open 2015

Tiongkok dan Denmark Anggap Pebulu Tangkis Indonesia Lawan Kuat

Hilman Haris • 01 Juni 2015 16:37
medcom.id, Jakarta: Tiongkok selalu diunggulkan tiap tampil di turnamen bulu tangkis internasional. Tidak jarang pebulu tangkis Tiongkok mampu mendominasi semua nomor yang dilombakan. Teranyar, Tiongkok mampu menempatkan dua pebulu tangkisnya sebagai yang terbaik di Australia Open 2015.
 
Hegemoni Tiongkok diprediksi bakal berlanjut di Indonesia Open 2015, 2-7 Juni. Meski begitu, sejumlah pebulu tangkis juga tidak ingin menutup mata kehadiran pebulu tangkis tuan rumah Indonesia. Bagi mereka, Tontowi Ahmad/Liliyana Nasir dkk bakal sangat menyulitkan karena bakal didukung penuh suporter fanatik.
 
"Indonesia Open merupakan turnamen yang sulit. Bakal banyak lawan-lawan hebat. Terutama dari pebulu tangkis asal Tiongkok. Tapi apa pun bisa terjadi. Tunggal putra Indonesia juga tidak boleh diremehkan. Mereka sering memberikan perlawan sengit di setiap turnamen. Makin terasa sulit karena mereka bakal didukung oleh suporter yang hebat," kata pebulu tangkis Denmark Jan O Jorgensen saat sesi konferensi pers di Jakarta, Senin (1/6/2015).

Senada dengan Jorgensen, pebulu tangkis putri asal Tiongkok Zhou Yunlei juga bakal ekstra waspada ketika bersua tuan rumah. Namun, jawara Indonesia Open 2014 itu berharap tidak bertemu pebulu tangkis Indonesia sebelum di laga puncak.
 
"Semua lawan yang ikut serta di turnamen ini sangat kuat. Saya berharap bisa bertemu dengan salah satu pebulu tangkis Indonesia di pertandingan final. Itu akan menjadi sangat istimewa," katanya.
 
Jorgensen dan Yunlei merasa Indonesia sebagai lawan kuat. Sebaliknya, pebulu tangkis Indonesia justru menilai Tiongkok, Korea Selatan, dan Denmark sebagai lawan yang diprediksi bakal merepotkan. 
 
"Tiongkok dan Korea Selatan menjadi lawan yang berat. Tapi kami juga tidak boleh meremehkan kekuatan Jepang dan Denmark. Mereka bisa membahayakan," kata pebulu tangkis putri Indonesia, Lindaweni Fanteri.
 
Hal senada juga diutarakan Kevin Sanjaya. Pebulu tangkis yang berpasangan dengan Gideon Fernaldi di nomor ganda putra itu sejak awal sudah mewaspadai lawan-lawan yang selama ini dianggap kuda hitam.
 
"Indonesia Open merupakan ajang Superseries. Jadi pemain yang tampil sudah pasti hebat. Tidak hanya Tiongkok. Saya juga harus siap dan selalu mewaspadai lawan dari negara lain. Bahkan dari kualifikasi lawan-lawan yang bakal dihadapi sudah tangguh," kata Kevin.
 
Indonesia Open diharapkan bisa menjadi ajang unjuk gigi bagi para pebulu tangis Indonesia. Pasalnya sebelum turnamen ini digelar, pebulu tangkis Merah Putih gagal total di Australia Open beberapa waktu lalu. Bisa meraih hasil maksimal di Indonesia Open tentunya bakal menjadi modal berharga sebelum para pemain tampil di SEA Games 2015.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RIZ)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan