Pantang Menyerah
Leo Rolly Carnando mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan mereka menembus partai puncak. Namun, ia tidak memungkiri bahwa laga semifinal ini menyajikan tensi dan tantangan yang cukup tinggi, khususnya saat lawan sempat memimpin di poin-poin kritis."Alhamdulillah bisa ke final, tapi hari ini tidak mudah. Lawan di gim pertama sempat unggul 17-14, tapi kami terus berupaya mengejar dan tidak menyerah begitu saja," ujar Leo saat memberikan keterangan.
Jeli Manfaatkan Celah Lawan
Titik balik keberhasilan pasangan Indonesia ini terletak pada kejelian mereka dalam membaca strategi serta kebiasaan ganda putra Jepang tersebut di lapangan."Kami mencari-cari kebiasaan lawan yang bisa dimanfaatkan, dan ternyata malah bisa berbalik unggul dan menang. Gim kedua kami sudah semakin nyaman bermainnya," tambah Leo.
Baca juga: Hasil Taipei Open 2026: Anthony Ginting Tersingkir Lebih Cepat
Dominasi Leo/Daniel makin tak terbendung di game kedua. Memegang kendali penuh atas tempo permainan, mereka terus menekan hingga akhirnya menutup game kedua secara meyakinkan dengan skor telak 21-10.Waspadai Ganda Baru Malaysia
Di babak final Taipei Open 2026 nanti, Leo/Daniel akan menantang racikan baru dari Malaysia, Aaron Chia/Aaron Tai. Menghadapi pasangan kombinasi senior-junior tersebut, Leo/Daniel menegaskan tidak ingin lengah. Kekuatan individu serta pertahanan ulet dari wakil Malaysia menjadi aspek utama yang wajib diwaspadai."Di final bertemu pasangan baru Malaysia, Aaron Chia/Aaron Tai, kami harus mewaspadai skill individu mereka. Selain itu, mereka juga tidak gampang mati, jadi kami harus bisa bermain sabar," pungkas Leo.
Laga final Taipei Open 2026 diprediksi berlangsung sengit. Kunci kemenangan Leo/Daniel akan sangat bergantung pada kedisiplinan pola serang serta kesabaran dalam membongkar pertahanan rapat pasangan Malaysia tersebut.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda