Lolosnya pasangan Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil ke babak final pada Sabtu 17 November menjadi faktor penentu. Pasalnya, sebelumnya pasangan Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva sudah lolos duluan ke partai pamungkas tersebut.
Untuk sampai ke final, Leo/Indah sanggup mengalahkan wakil Tiongkok, Shang Yichen/Zhang Shuxian, di semifinal. Lewat rubber game, Leo/Indah menang 21-13, 21-23 dan 21-19.
“Di game kedua kami terburu-buru. Padahal kalau kami main normal, lawannya juga nggak tahan. Kami mau buru-buru matiin, jadinya malah keserang duluan,” kata Indah dikutip Humas PBSI.
Berstatus bukan pasangan unggulan, Leo/Indah sendiri tak menyangka bisa sampai ke babak final. Mereka pun mengaku kaget bisa memastikan gelar juara bagi Indonesia.
“Rasanya senang sekali, nggak nyangka. Karena target awal kami ke semifinal dulu. Ternyata bisa sampai ke final. Ini lah yang diinginkan pelatih kami,” ujar Indah.
Sebelumnya, Rehan/Fadia duluan ke final setelah menyingkirkan wakil Korea, Wang Chan/Na Eun Jeong. Lewat straight game, Rehan Fadia menang 21-18 dan 21-18.
Dengan demikian, Leo/Indah dan Rehan/Fadia akan menjalani 'perang saudara' pada final yang digelar Minggu 18 November siang ini pukul 12:00 WIB. Rehan/Fadia lebih diunggulkan karena menyandang status unggulan kedua turnamen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News