Aqsa Sutan Aswar (Foto: Medcom.id/Kautsar Halim)
Aqsa Sutan Aswar (Foto: Medcom.id/Kautsar Halim)

Asian Games 2018: Cabor Jetski

Aqsa Termotivasi Raih Emas karena Kegagalan

Kautsar Halim • 26 Agustus 2018 20:06
Jakarta: Aqsa Sutan Aswar menceritakan perjuangannya ketika berusaha menyabet emas di ajang Asian Games 2018. Intinya, dia semakin termotivasi karena sempat gagal dari tiga nomor lainnya.
 
Aqsa merupakan satu-satunya wakil Indonesia yang turun di seluruh event jetski yang berlangsung selama empat hari (23-26 Agustus). Semua event itu terdiri dari empat nomor, yakni Runabout Limited, Runabout Stock 1100, Ski Modified dan Endurance Runabout Open. 
 
Selain Aqsa, ada Muhammad Farizi dan kakak kandungnya, Aero Sutan Aswar yang sama-sama diturunkan. Namun, hanya Aqsa saja yang bisa menyumbang emas dari semua nomor tersebut.

Baca: Owi/Butet: Ini Asian Games Terakhir Kami
 
Aqsa menyumbang emas melalui nomor endurance runabout open yang memainkan balapan kedua dan ketiganya pada Minggu 26 Agustus. Untuk balapan pertamanya itu sendiri sudah digelar sehari sebelumnya.
 
Aqsa hanya finis kedua pada balapan ketiga tersebut. Namun, dia mampu menjadi yang tercepat pada balapan pertama dan finis ketiga di balapan kedua. Dengan begitu, Aqsa tetap tak terkalahkan di puncak klasemen.
 
Allanjawi Ali dari Uni Emirat Arab masih menjadi saingan terberat Aqsa karena mampu memenangkan balapan kedua dan ketiga. Beruntung dia terpuruk hingga urutan kesepuluh saat memainkan balapan pertama, sehinggal gagal menyalip Aqsa.
 
Kesuksesan Aqsa tak lepas juga dari peran Aero Sutan Aswar yang berstatus sebagai kakak kandungnya. Ia terlihat mengawal Aqsa sejak disalip Ali dan tidak membiarkan lawan lain menyalip adiknya.
 
Pada dua hari yang lalu atau sebelum memainkan nomor Endurance Runabout Open, Aqsa nyaris menyumbang emas lewat nomor runabout limited. Sayang, itu gagal terjadi karena jetskinya mogok ketika balapan tersisa dua putaran. Situasi inilah yang ternyata membangkitkan semangat Aqsa.
 
Baca: Voli Pantai Putra Indonesia Melaju ke Final 
 
"Motivasi saya sangat besar karena ingin balas kekalahan kemarin (nomor runabout limited). Lawan yang berat pada pertandingan tadi hanya Korea Selatan dan UEA. Jetski dan pembalap mereka cukup oke," kata Aqsa seusai pengalungan medali Jet-Ski Jakarta Academi, Jakarta Utara.
 
"Sebetulnya, saya sudah tahu bakal berpeluang dapat emas seusai balapan kedua. Tadi itu (balapan ketiga) saya hanya perlu minimal finis posisi tiga saja. Selain itu, strategi saya mendapat kawalan dari Aero juga berjalan lancar," tambahnya.
 
Dengan kemenangan Aqsa, artinya tim jetski Indonesia telah menyumbang satu emas, satu perak dan satu perunggu. Sumbangan ini masih melenceng dari target karena harapan tim jetski Indonesia adalah dua emas.
 

Video: Atlet Jetski Indonesia: Memalukan Kalau Indonesia Targetkan 10 Besar
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PAT)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan