Pasangan yang akrab dijuluki Owi/Butet itu sejatinya merupakan favorit peraih medali emas bulutangkis nomor ganda campuran. Namun, mereka gagal memenuhi harapan tersebut.
Owi/Butet harus mengakui kekuatan ganda campuran Tiongkok Zheng Siwei/Huang Yaqiong di babak semifinal. Mereka takluk lewat straight game dengan skor 13-21, 18-21, pada Minggu 26 Agustus.
Baca: Kandas Dari Ganda Campuran Tiongkok, Owi/Butet Harus Puas Raih Perunggu
Usai pertandingan, Butet mengakui dirinya dan Tontowi kalah dalam aspek kekuatan dan kecepatan. Meski tidak puas dengan hasil tersebut, mereka mengakui telah melakukan yang terbaik.
"Kita minta maaf, mungkin salah satu targetnya di ganda campuran ya untuk medali emas, tapi ya ini udah namanya permainan. Ada kalah dan menang," kata Liliyana di Jakarta pada Minggu (26/8).
Baca: Tiongkok Bungkam Polo Air Putra Indonesia
Ketika ditanya apakah ini akan menjadi Asian Games terakhir untuk mereka, Butet menjawab: Ya pasti. Empat tahun lagi sudah tidak mungkin."
"Tapi paling tidak menghibur diri ya karena sudah dapat medali (perunggu)," lanjut dia.
Sejauh ini, Owi/Butet belum pernah menyumbang medali emas di Asian Games. Prestasi terbaiknya adalah meraih medali perak pada Asian Games 2014 Incheon.
Video: 10 Cabang Olahraga Terbaru di Asian Games 2018
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News