Demokrat tak Diuntungkan Jika Prabowo-Sandi Menang
Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari. (Foto: MI/Adam Dwi)
Jakarta: Pengamat Politik M Qodari menyebut Partai Demokrat tak akan mendapatkan manfaat jika Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memenangi Pilpres 2019.

Menurut dia, Demokrat khususnya Agus Harimurti Yudhoyono tidak akan mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon presiden atau calon wakil presiden pada pemilu berikutnya.

"Kalau yang menang mereka, 2024 nanti yang akan jadi capres lagi ya Prabowo. Bahkan kalau pasangannya tetap Sandi, 2029 tentu calon kuatnya Sandi. Kapan kesempatan AHY?" ujarnya dalam Prime Talk Metro TV, Selasa, 11 September 2018.


Qodari menilai sangat dilematis bagi Demokrat jika Pilpres 2019 dimenangi Prabowo-Sandi. Lain hal jika Jokowi-Ma'ruf Amin yang menang, peluang Partai Demokrat dan AHY untuk maju dalam kontestasi calon kepala negara jauh lebih terbuka lebar.

Sederhananya pada 2024 nanti Jokowi tidak akan mencalonkan lagi karena sudah dua periode dan Ma'ruf Amin yang tergolong senior kemungkinan kecil akan maju sebagai calon presiden. 

"Masa depan dan peluang AHY akan lebih cerah kalau yang menang Jokowi-Ma'ruf. Ibarat kata (Partai Demokrat) dilematis di masa lalu dan suram di masa depan," kata dia.

Wakil Ketua Bapilu Partai Demokrat Andi Nurpati menilai pernyataan Qodari terlalu jauh. Ia mengatakan politik hari ini sangat fleksibel, tidak bisa langsung menyatakan bahwa AHY tak berpeluang sama sekali dalam kontestasi pilpres.

"Saya kira masih panjang prosesnya kalau bicara soal itu. Tidak otomatis seperti yang Qodari sampaikan, bisa saja Prabowo presiden, Sandi maju sendiri itu sangat mungkin. Tidak selalu berpasangan terus," jelas dia.





(MEL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id