Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menggelar pertemuan dengan partai koalisi pendukung menjelang pendaftaran Pilpres 2019. Tak hanya ketua umum (ketum), pertemuan itu akan melibatkan sekretaris jenderal (sekjen) dari sembilan partai.
"Kalau enggak besok malam atau kamis malam, Presiden akan mengundang ketua umum dan sekjen partai. Karena hari Jumat sudah hari terakhir (pendaftaran Pilpres 2019)," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung di Istana Kepresidenan, Selasa, 7 Agustus 2018.
Menurut dia, pertemuan itu digelar untuk mematangkan keputusan Jokowi bersama partai-partai koalisi sebelum mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Calon wakil presiden (cawapres) akan diumumkan sebelum hari terakhir pendaftaran.
Ia memprediksi Jokowi akan mengumumkan nama pendampingnya setelah pertemuan Jokowi dengan ketum dan sekjen partai politik koalisi. Pasalnya, tanda tangan ketum dan sekjen dibutuhkan untuk mendaftarkan diri.
"Ya yang jelas sebenarnya nanti satu hari sebelum hari Jumat sudah bisa diketahui," kata Pram.
Baca: PAN Minta Koalisi Prabowo `Ngumpul`Bahas Pilpres
Pram juga mengisyaratkan ada kejutan dalam pertemuan Presiden dan partai koalisi nanti. Kemungkinan besar partai pendukung akan bertambah. Hal ini diungkapkan Pramono saat disinggung mengenai Partai Amanat Nasional (PAN) yang belum menegaskan arah dukungan.
"Pokoknya antara 9 atau 10 partai," pungkas dia.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan