Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Foto: BKPM
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Foto: BKPM

Bahlil Diminta Buka Data Pengusaha Pengusul Pemunduran Pergantian Presiden

Nasional pemilu Partai Gerindra Bahlil Lahadalia Pemilu 2024
Anggi Tondi Martaon • 12 Januari 2022 16:09
Jakarta: Menteri Investasi Bahlil Lahadalia diminta membuka data pengusaha yang meminta proses pergantian presiden pada 2024 ditunda. Pasalnya, masukan itu menuai polemik.
 
"Agar bisa diperiksa kontribusinya terhadap pembangunan melalui sejarah pembayaran pajaknya," kata anggota DPR dari Fraksi Gerindra Kamrussamad melalui keterangan tertulis, Rabu, 12 Januari 2022.
 
Anggota Komisi XI itu mengaku heran alasan pengusaha yang menyebut pergantian presiden menghambat pertumbuhan ekonomi. Padahal, negara sudah memberikan berbagai bantuan kepada mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejumlah bantuan yang diberikan berupa insentif kebijakan seperti restrukturisasi pinjaman di perbankan. Kebijakan diterapkan selama 4 tahun sejak Maret 2020-Maret 2023.
 
"Hingga penjaminan kredit modal usaha sesuai PMK 72/2021," ungkap dia.
 
Dia menilai pernyataan Bahlil hanya untuk keuntungan diri sendiri. Hal itu biasa dilakukan para menteri di ujung pemerintahan.
 
"Fenomena menteri nyiapin pelampung periode kedua presiden, tahun akhir masa jabatan presiden memang biasanya mencari exit strategi agar bisa terselamatkan lagi di pemerintah berikutnya jika rezim berganti," sebut dia.
 
Baca: Pernyataan Bahlil soal Pemilu 2024 Diundur Bukan Sikap Presiden
 
Selain itu, dia menilai pernyataan tersebut keluar karena dampak putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Ciptaker). Dia menilai putusan MK yang menyebut UU Ciptaker inkonstitusional membuat investor bimbang menanamkan modalnya di Indonesia.
 
Menurut dia, hal itu berpotensi mengganggu kinerja Bahlil yang ditugaskan mencari investor. "Maka Menteri Bahlil mencari perhatian baru dari Presiden Jokowi. Bicara mengatasnamakan pengusaha," ujar dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif