Ketua DPP PKB Lukman Edy. Medcom.id/Arga Sumantri.
Ketua DPP PKB Lukman Edy. Medcom.id/Arga Sumantri.

Lukman Edy Cuek Tak Diundang ke Muktamar PKB

Nasional pkb muktamar pkb
Damar Iradat • 25 Agustus 2019 00:16
Jakarta: Mantan Sekjen PKB Lukman Edy tak mempersoalkan dirinya tak diundang Muktamar PKB beberapa hari lalu di Bali. Menurut dia, yang terpenting saat ini adalah membangun PKB bersama-sama.
 
"Bagi saya itu tidak menjadi persoalan ya. Peran serta kita untuk membangun partai (bisa) di mana saja," ujar Lukman di Jakarta, Sabtu, 24 Agustus 2019.
 
Lukman terbuka kepada pihak-pihak yang ingin berkonsolidasi memperbaiki internal partai sekaligus membangun iklim demokrasi di PKB. Saat ini, kata dia, penting untuk berdiskusi secara komprehensif dan melakukan langkah implementatif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lukman tak mau berbicara banyak soal alasan dirinya dan Abdul Kadir Karding tak diundang ke Muktamar PKB. Hal itu kebijakan internal partai.
 
Lukman mengakui terdapat dinamika di internal PKB. Salah satunya terkait Pilpres 2019 lalu. Selain itu, ada juga perbedaan pandangan soal konsep membangun PKB ke depan.
 
"Termasuk cara PKB melakukan rekrutmen terhadap kader-kadernya untuk dipersiapkan sebagai calon pemimpin," ujarnya.
 
(Baca: Mandataris Tunggal Dinilai Kurangi Kualitas Demokrasi di PKB)
 
Direktur Eksekutif Polical and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai persoalan ini bakal berdampak buruk bagi intetnal PKB. Pasalnya, Karding dan Lukman merupakan dua tokoh muda yang sangat potensial dan begitu penting bagi perkembangan PKB ke depan.
 
"Saya nilai secara halus, Cak Imin bakal menendang keduanya, ini dibuktikan dengan tak diundang ke Muktamar PKB di Bali," kata Jerry.
 
Jerry menyebut Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar telah membuat kesalahan fatal. Kebijakan Cak Imin berpeluang membuat kegaduhan politik, apalagi selama ini Abdul Karding dan Lukman Edi memiliki kedekatan dengan Jokowi.
 
"Keduanya banyak followers juga di internal PKB. Kalau ada masukan baik kenapa harus ditolak. Ini menunjukan kepemimpinan Cak Imin lemah," tegasnya.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif