Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat (NasDem), Saan Mustopa. (Foto: Medcom.id/Zaidan)
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat (NasDem), Saan Mustopa. (Foto: Medcom.id/Zaidan)

Saan Mustopa: Kongres GP NasDem Sebagai Momentum Perkuat Soliditas Menuju Pemilu 2029

Alfa Mandalika • 22 Juli 2026 07:00
Ringkasnya gini..
  • Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat (NasDem), Saan Mustopa, menyebut Kongres II Garda Pemuda (GP) NasDem sebagai momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi dan merumuskan langkah strategis menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
  • Pernyataan itu disampaikan saat membuka Kongres II GP NasDem di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.
  • Mengusung tema "Pemuda Mandiri, Bangsa Berdaulat", Kongres II GP NasDem menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran generasi muda dalam mendukung agenda politik Partai NasDem menjelang Pemilu 2029. Saan menilai forum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkokoh komitmen kebangsaan, mempererat persatuan, serta menyusun strategi organisasi ke depan.
Jakarta: Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat (NasDem), Saan Mustopa, menyebut Kongres II Garda Pemuda (GP) NasDem sebagai momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi dan merumuskan langkah strategis menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. 
 
Pernyataan itu disampaikan saat membuka Kongres II GP NasDem di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.
 
Mengusung tema "Pemuda Mandiri, Bangsa Berdaulat", Kongres II GP NasDem menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran generasi muda dalam mendukung agenda politik Partai NasDem menjelang Pemilu 2029. Saan menilai forum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkokoh komitmen kebangsaan, mempererat persatuan, serta menyusun strategi organisasi ke depan.

"Kongres ini harus kita maknai sebagai sebuah momentum yang sangat penting. Momentum untuk meneguhkan komitmen kebangsaan kita, meneguhkan rasa persatuan di antara kita semua. Dan sekaligus momentum untuk merumuskan langkah-langkah strategis bagi Garda Pemuda NasDem ke depan," ujar Saan di Jakarta (21/07/26).
 
Menurutnya, kompetisi politik pada masa mendatang akan semakin ketat sehingga dibutuhkan organisasi kepemudaan yang solid dan mampu berkontribusi nyata bagi partai. Karena itu, ia berharap Kongres II GP NasDem menjadi ruang bertukar pikiran, memperkuat kebersamaan, sekaligus meningkatkan kesiapan kader muda menghadapi Pemilu 2029.
 
"Ke depannya, kompetisi politik kita akan semakin kompetitif, semakin keras. Harapan dan ekspektasi tentu ada juga di pundak Garda Pemuda Partai NasDem. Mudah-mudahan kongres ini bisa menjadi ajang bertukar pikiran, bertukar gagasan, memperteguh komitmen kita akan kebersamaan, dan komitmen kita untuk bersama-sama menjaga partai ini," katanya.
 
Saan juga mengingatkan bahwa Partai NasDem sejak awal didirikan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Ia menegaskan seluruh kader harus mampu menghadirkan solusi, bukan menjadi beban bagi rakyat.
 
"Seperti Ketua Umum selalu sampaikan bahwa partai ini didirikan bukan untuk menjadi beban, menambah beban, tapi kita menjadi peringan beban bagi masyarakat."
 
Selain itu, Saan mengajak seluruh kader GP NasDem menjaga integritas organisasi. Ia mengibaratkan organisasi sebagai sumber mata air yang harus tetap bersih agar menghasilkan aliran yang jernih hingga ke hilir.
 
"Kalau kita ingin mata air itu tetap jernih, air yang mengalir di sungai itu tetap jernih, maka sumber mata airnya harus kita jaga. Agar sumber mata air itu tetap jernih, tetap bersih," tuturnya.
 
Ia menilai apabila sumber organisasi telah tercemar, dampaknya akan dirasakan oleh seluruh tingkatan kader. Karena itu, setiap anggota GP NasDem diminta menjaga nama baik, etika, dan kualitas organisasi sebagai modal menghadapi persaingan politik nasional.
 
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum GP NasDem Prananda Surya Paloh memaparkan kontribusi kader muda terhadap perolehan suara Partai NasDem dalam dua pemilu terakhir. Pada Pemilu 2019, GP NasDem berkontribusi sebanyak 926.959 suara dari total 12,6 juta suara partai. Sementara pada Pemilu 2024, kontribusi tersebut meningkat menjadi sekitar 1,5 juta suara dari total 14,6 juta suara.
 
Menurut Prananda, peningkatan itu membuktikan besarnya peran generasi muda dalam mendongkrak elektabilitas Partai NasDem sekaligus menjadi modal penting untuk menghadapi Pemilu 2029.
 
"Di 2019, Garda Pemuda berkontribusi sebanyak 926.959 suara dari total 12,6 juta suara. Pada 2024, lebih baik lagi, yaitu 1,5 juta suara dari total 14,6 juta suara. Dari data-data ini, kita mampu juga melihat pentingnya peran pemuda dalam pemilu mendatang," ujar Prananda.
 
Pembukaan Kongres II sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 GP NasDem turut dihadiri Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Lestari Moerdijat, Ketua Majelis Tinggi Partai NasDem Jan Darmadi, Wakil Dewan Pertimbangan Partai NasDem yang juga menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Hermawi Taslim, serta jajaran pengurus pusat dan kader GP NasDem dari berbagai daerah.
 
(Muhammad Zaidan Rizky)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>