ilustrasi. Medcom.id
ilustrasi. Medcom.id

Survei: Prabowo, Ganjar, dan RK Tiga Besar di Pilpres 2024

Nasional pilpres
Medcom • 27 Juni 2020 12:00
Jakarta: Kebijakan pemerintah daerah menghadapi pandemi covid-19 berdampak pada elektabilitas kepala daerah yang berpeluang maju di Pilpres 2024.
 
Kepala daerah berupaya membuat kebijakan yang dirasakan tepat untuk daerah masing-masing. Isu korona yang mewarnai pemberitaan berdampak politis di tengah mulai hangatnya peta elektoral menuju Pilpre 2024.
 
“Kinerja Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil paling menjadi sorotan publik dalam mengatasi corona,” kata Direktur Eksekutif New Indonesia Research and Consulting, Andreas Nuryono dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu 28 Juni 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ganjar memuncaki opini publik dengan penilaian 23,0 persen, sedangkan Kang Emil menyusul sebesar 16,8 persen. Berturut-turut di bawahnya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (12,8 persen), Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (9,3 persen), dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (8,1 persen).
 
Selain itu ada nama Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (4,5 persen), Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (2,7 persen), Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (1,3 persen), dan Gubernur Banten Wahidin Halim (1,0 persen). Nama-nama lain tidak mencapai 1 persen, sedangkan sisanya tidak tahu atau tidak menjawab 18,8 persen.
 
“Ketika diterjemahkan ke dalam tingkat elektabilitas, Ganjar dan Kang Emil menempati tiga besar menuju Pemilu 2024, bersama Prabowo yang masih paling tinggi,” lanjut Andreas.
 
Elektabilitas Prabowo sebesar 18,9 persen, sedangkan Ganjar dan Kang Emil masing-masing 14,3 persen dan 11,0 persen.
 
Yang menarik, kata Andreas, mencermati figur Kang Emil yang berhasil melewati Anies dengan elektabilitas 9,8 persen.
 
Di bawah Anies ada nama Sandiaga Uno (8,9 persen), Khofifah (4,5 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (2,7 persen), Risma (1,6 persen), Erick Thohir (1,3 persen), Mahfud MD (1,2 persen), Puan Maharani (1,1 persen), dan Susi Pudjiastuti (1,0). Nama-nama lain kurang dari 1 persen, sisanya tidak tahu/tidak menjawab 19,8 persen.
 
Secara umum, faktor kinerja dan kepemimpinan yang merakyat serta terukur menjadi kunci keberhasilan Ganjar dan Kang Emil dalam meraih dukungan publik.
 
“Sebaliknya sosok seperti Anies tertinggal karena kinerjanya dinilai tidak konkret dan terjebak dalam narasi belaka tanpa realisasi nyata di lapangan,” tegas Andreas.
 
Survei New Indonesia Research and Consulting dilakukan pada 8-18 Juni 2020, dengan jumlah responden 1200 orang. Metode survei dilakukan melalui sambungan telepon terhadap responden survei sebelumnya yang dipilih secara acak. Margin of error survei sebesar ±2,89 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.
 
(FZN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif