Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: DPR
Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: DPR

Pidato Puan Disebut Menunjukkan Sebagai Tokoh Bangsa

Juven Martua Sitompul • 17 Agustus 2022 16:08
Jakarta: Pidato Ketua DPR Puan Maharani saat Sidang Tahunan di Gedung Parlemen, Jakarta, disambut baik. Isi pidato yang kental dengan kebangsaan itu bahkan dianggap membuat Puan layak ditempatkan sebagai tokoh bangsa.
 
"Tema kebangsaan cukup kental dalam pidato itu, dan inilah sebenarnya yang diperlukan sebuah negara, yakni ide dan komitmen besar, Puan membalikkan penafsiran sebagian orang soal kepantasannya sebagai capres, dari pidato itu cukup jelas Puan berada di posisi yang layak memimpin bangsa ke depan, tentu melalui alur demokrasi," kata pengamat politik Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 17 Agustus 2022.
 
Tak hanya itu, Dedi menilai Puan tegas dan berani menyinggung soal kondisi negara sekarang. Salah satunya, terkait pemilu yang sempat menjadi polemik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Puan menegaskan pemilu harus terselenggara, ini penting untuk menjamin keberpihakannya pada masyarakat dan proses demokrasi kita," ucap dia.
 
Puan juga dinilai cukup visioner merangkum persoalan dan tantangan yang dihadapi bangsa ini. Di antaranya perhatian Puan pada generasi muda sangat besar sebagai aset bangsa ini.
 
"Di sini sisi visioner Puan terlihat, karena pondasi pembangunan bangsa yang penting adalah kualitas sumber daya manusia. Maka Puan dalam pidatonya menekankan pembangunan harus diarahkan untuk memperkuat kemudahan akses dan kesempatan untuk generasi muda memperoleh pendidikan, memperkuat vokasional, dan kewirausahaan," kata Dedi.
 

Baca: Pidato Ketua DPR Disebut Tunjukkan Kedewasaan


Gagasan tersebut, kata Dedi, setali tiga uang dengan tekad Puan agar bangsa ini dapat berdikari di bidang ekonomi dan generasinya tidak menjadi kuli di negerinya sendiri.
 
"Tekad membangun kemandirian ekonomi inilah yang menurut saya harus digarisbawahi, sebab tantangan kita saat ini dan ke depan adalah terbebas dari utang luar negeri, memiliki industri strategis nasional, dan bangga menggunakan produk dalam negeri," tegas Dedi.
 
(JMS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif