Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) - Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) - Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Cak Imin Undang Jokowi di Mukmatar PKB 2019

Nasional muktamar pkb
Damar Iradat • 03 Juli 2019 01:00
Jakarta: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berencana mengundang Presiden Joko Widodo hadir pada Muktamar partai yang akan digelar 20-22 Agustus 2019. Permintaan tersebut disampaikan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alis Cak Imin saat bertandang ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 2 Juli 2019.
 
Sore tadi, Cak Imin beserta Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB seluruh Indonesia menemui Jokowi untuk bersilaturahmi. Dalam kesempatan itu, Ketua DPW PKB Jawa Tengah Muhammad Yusuf Chudlori berharap Jokowi bisa hadir untuk membuka forum tersebut.
 
"Kami sangat berharap Bapak Jokowi bisa hadir di Bali membuka Muktamar PKB yang kami jamin akan sangat-sangat kondusif," kata Yusuf dalam pertemuan tadi, Selasa, 2 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menjamin Muktamar bisa berjalan kondusif. Ia mengklaim seluruh DPW sepakat menunjuk Cak Imin secara aklamasi sebagai calon tunggal Ketua Umum PKB kembali.
 
Saat dikonfirmasi usai pertemuan dengan Jokowi, Yusuf mengatakan bahwa sampai saat ini tidak ada kandidat lain yang akan maju dalam perebutan kursi ketua umum PKB.
 
"Sampai hari ini enggak ada (calon lain)," ujarnya.
 
Menurut Yusuf, dukungan seluruh pengurus DPC dan DPW terhadap Cak Imin, lantaran dinilai berhasil membawa PKB memperoleh suara cukup signifikan dalam Pemilu 2019. Perolehan suara PKB meningkat dari Pemilu 2014.
 
Pengurus DPW PKB sepakat meminta kesediaan Cak Imin menjadi ketua umum kembali dalam Muktamar. Ia meminta seluruh kader solid hingga Pemilu 2024 mendatang.
 
"Maka kami melihat itu sepakat, teman-teman DPW ini untuk menjaga kesolidan ini untuk kesuksesan 2024 dengan kembali meminta kesediaan Cak Imin untuk menjadi ketua umum," ujarnya.
 
Cak Imin sendiri mengaku belum mengetahui soal dukungan untuk kembali menjadi ketua umum. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing DPW.
 
"Tanya DPW, saya belum tahu. DPW yang lebih tahu," kata Cak Imin.
 
Kendati begitu, Cak Imin tak bisa menolak jika para pengurus DPW PKB sepakat memilih dirinya untuk kembali memimpin PKB. Ia mengaku tak berani menolak perintah partai.
 
"Ya kalau perintah partai siapa yang berani (menolak). Perintah partai harus taat," ujarnya.

 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif