Anggota Komisi VI DPR Achmad Baidowi (Awiek). Foto: MI/Susanto
Anggota Komisi VI DPR Achmad Baidowi (Awiek). Foto: MI/Susanto

Penolakan Ahok Masuk BUMN Berbau Politis

Nasional ahok bumn
Nur Azizah • 20 November 2019 02:00
Jakarta: Wakil Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menilai penolakan masuknya Basuki Tjahaja Purnama (BTP) di jajaran direksi Pertamina aneh. Terlebih, penolakan dilakukan oleh serikat pekerja.
 
Ia juga menilai penolakan tersebut sangat politis. Seharusnya, serikat pekerja patuh mengerjakan kebijakan dari manajemen.
 
"Kecuali manajemennya merusak sistem. Kalau penempatan orang, mendukung itu kan sikap politis," kata Baidowi di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa, 19 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, berbahaya kepentingan-kepentingan politik masuk ke perusahaan plat merah. Bila dibiarkan, dikhawatirkan akan menghancurkan BUMN itu sendiri.
 
"Ini tanda-tanda kehancuran bagi BUMN. Orang akan bertanya kenapa kok berontak, ada persoalan apa? Jangan-jangan tidak bisa dihindari," kata dia.
 
Anggota Komisi VI DPR ini mengatakan pemilihan Dirut BUMN wewenang Menteri BUMN Erick Thohir. Dia yakin Erick punya penilaian sendiri terhadap Ahok.
 
"Menteri BUMN itu pemilik saham mayoritas di unit usaha BUMN. Orang yang menduduki tentu ada parameter dan penilaiannya. Pemolakan dari serikat pekerja itu aneh," pungkas dia.

 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif