Ilustrasi Medcom.id.
Ilustrasi Medcom.id.

Isu Kekerasan Seksual Diminta Dibawa Saat Uji Kelayakan Calon KPU dan Bawaslu

Juven Martua Sitompul • 14 Februari 2022 22:00
Jakarta: Komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) Siti Aminah Tardi mengingatkan agar calon anggota KPU dan Bawaslu 2022-2027 harus bebas dari masalah kekerasan seksual terhadap perempuan. Salah satunya poligami.
 
"Kalau ini kan kekerasan seksual dan poligami dua hal sama-sama kekerasan terhadap perempuan ya, poligami konteksnya kekerasan dalam rumah tangga," kata Aminah kepada wartawan, Senin, 14 Februari 2022.
 
Aminah menyebut poligami dalam pandangan Komnas Perempuan adalah salah satu bentuk kekerasan terhadap perempuan. Sikap ini tak bisa ditawar karena menempatkan laki-laki sebagai superioritas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan pengalaman menerima dan mencatat sejumlah kasus, kata dia, poligami menjadi pintu masuk kekerasan dalam rumah tangga. Baik kekerasan fisik, kekerasan psikis bahkan menjadi pendorong perceraian.
 
"Dalam posisi ini poligami adalah kekerasan terhadap perempuan, sehingga harus klir pejabat yang dipilih itu harus tidak poligami," ujarnya.
 
Aminah mengatakan calon anggota KPU dan Bawaslu juga tak boleh memiliki masalah kekerasan seksual. Menurut dia, Komisi II DPR bisa mendalami isu tersebut dalam fit and proper test calon anggota KPU dan Bawaslu.
 
"Penting untuk memastikan bahwa nanti anggota KPU dan anggota Bawaslu memiliki track record yang baik, di dalam isu kekerasan berbasis gender terhadap perempuan," katanya.
 
Baca: Uji Kelayakan Anggota KPU-Bawaslu Diwarnai Bocoran Nama Terpilih
 
Menurut Aminah, masyarakat perlu mengetahui sejauh mana perspektif dan pengetahuan para calon dalam memandang posisi perempuan di dalam politik. Jika perspektif gendernya itu belum selesai maka keberpihakan kepada kelompok-kelompok rentan itu juga akan berpengaruh.
 
"Bagaimana dia memberikan ruang kesempatan afirmasi kepada munculnya kepemimpinan perempuan. Karena kalau dia mensupport perempuan perempuan untuk muncul, berati dia memiliki pandangan yang cukup baik mendorong kepemimpinan perempuan, termasuk nanti di Bawaslu maupun KPU," kata Aminah.
 
Ke-14 nama calon anggota KPU 2022-2027 yang lolos sejauh ini adalah August Mellaz, Betty Idroos, Dahliah, Hasyim Asy'ari, dan I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Kemudian, Isham Holik, Iffa Rosita, Iwan Rompo Banne, M Afifuddin, M Ali Safaat, Parsadaan Harahap, Viryan, Yessy Yatty Momongan, dan Yulianto Sudrajat.
 
Komposisi calon terdiri dari 10 laki-laki dan empat perempuan. Nama petahana yang lolos adalah Viryan, Hasyim Asy'ari, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Selanjutnya 14 orang itu akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan di DPR.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif