Komisi Pemilihan Umum (KPU). Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla
Komisi Pemilihan Umum (KPU). Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla

KPU Butuh Inpres Soal Durasi Kampanye Pemilu 2024 75 Hari

Yakub Pryatama Wijayaatmaja • 16 Mei 2022 16:08
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) memerlukan Instruksi Presiden (Inpres) guna menyanggupi durasi kampanye Pemilu 2024 selama 75 hari. Durasi kampanye itu merupakan usulan DPR.
 
"Dari DPR menginginkan 75 hari (masa kampanye), tentu KPU membutuhkan persyaratan terkait untuk persiapan pengadaan, produksi, itu terutama terkait pengadaan pemilu," ungkap Anggota KPU Yulianto Sudrajat kepada Media Indonesia, Senin, 16 Mei 2022.
 
Menurutnya, kebijakan 75 hari masa kampanye itu harus mendapatkan dukungan penuh dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP). Dukungan tersebut meliputi penetapan logistik pemilu dikategorikan sebagai katalog elektronik nasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, melaksanakan penelahaan produk, pemilihan penyedia katalog dan penayangan di e-katalog.
 
"LKPP juga harus memfasilitasi peningkatan kompetensi SDM pengadaan barang atau jasa di KPU," tutur dia.
 
Baca: KPU: Tahapan Pemilu Segera Dimulai 
 
Selanjutnya, kata Yulianto, KPU juga membutuhkan dukungan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) untuk pembentukan unit kerja pelayanan setingkat eselon 2. Kemudian juga dibutuhkan dukungan personel dan anggota TNI dan Polri untuk membantu pendistribusian logistik pemilu sampai ke tempat pemungutan suara (TPS).
 
"Khususnya di daerah geografis pegunungan," papar Yulianto.
 
Terkait kebutuhan gudang penyimpanan logistik Pemilu, Yulianto meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menjamin fasilitas gudang di pelbagai kota dan kabupaten. Seluruh hal-hal yang mempengaruhi pemenuhan logistik Pemilu itu diperlukan Instruksi presiden (Inpres).
 
"Inpres dibutuhkan agar percepatan serta pelaksanaannya dapat dipatuhi oleh semua pihak yang dimintai bantuan," ungkap dia.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif