Jakarta: Ekonomi Indonesia tumbuh 7,07 persen di kuartal II 2021. Pertumbuhan ekonomi kuartal III 2021 diprediksi akan terkontraksi.
"Kita pastikan bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal ketiga pasti akan lebih rendah dari kuartal yang kedua," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Sarahsehan 100 Ekonom Indonesia secara virtual, Kamis, 26 Agustus 2021.
Sementara itu, pada kuartal II 2021, inflasi tercatat terkendali di angka 1,52 persen year on year (YoY). Jokowi berharap situasi perekonomian membaik di tengah pandemi covid-19.
Jokowi tak memungkiri kebijakan gas dan rem dibutuhkan untuk menjaga stabilitas perekonomian. Namun, hal itu perlu didorong dengan penurunan kasus positif covid-19 nasional.
Baca: Sri Mulyani Klaim Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Covid-19 Berhasil
"Artinya, covid-19 tahap demi tahap bisa kita turunkan, bisa kita kurangi. Sehingga, ekonomi tahap demi tahap bisa kembali pulih ke arah normal atau lebih baik lagi," ujar Jokowi.
Pemerintah membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, utamanya para ekonom dalam situasi saat ini. Khususnya dalam menyumbangkan pemikiran dan gagasan berbasis riset.
"Ide dan gagasan-gagasan besar yang turun tangan menjadi bagian dari solusi kita dan pasti mampu melewati masa-masa yang sulit ini, sambil mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk berlari kencang setelah kita bisa keluar dari krisis di sini," ujar Jokowi.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan