Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Cegah Gelombang Tiga Covid-19 Mesti Sejak Awal

Fachri Audhia Hafiez • 19 Januari 2022 16:20
Jakarta: Upaya pencegahan terjadinya gelombang tiga covid-19 di Indonesia mesti maksimal. Terlebih kondisi itu berpotensi terjadi karena merebaknya kasus penularan varian covid-19, Omicron.

"Artinya keberhasilan kita dalam mencegah skenario terburuk dari upaya kita melakukan upaya pencegahan sejak awal, tidak menunggu," kata peneliti Global Health Security and Policy, Center for Environment and Population Health, Griffith University Australia, Dicky Budiman, kepada Medcom.id, Rabu, 19 Januari 2022.

Baca: Presiden Ingatkan Warga Segera Vaksinasi Booster

Dicky mengatakan sejumlah negara dengan temuan Omicron ikut kewalahan. Terlebih penularan virus tersebut meroket di tengah lemahnya deteksi dini.

"Karena kecepatan tren banyak kasus tak terdeteksi, kemampuan untuk mendeteksi menurun," ujar Dicky.

Indonesia, kata Dicky, sejatinya sudah memiliki modal menghadapi kondisi terburuk. Modal yang dimaksud, yakni percepatan vaksinasi.

Formula lain yang perlu jadi benteng gelombang tiga, yakni meningkatkan testing dan tracing. Testing harus ditingkatkan di tengah ancaman virus yang lebih menginfeksi.

"Testing yang memadai itu, empat orang dites per seribu populasi per minggu, itu yang sudah dilakukan Singapura kalau sekarang. Indonesia belum pernah," ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memprediksi puncak gelombang Omicron di Tanah Air terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret 2022. Proyeksi tersebut dari hasil trayektori yang dilakukan para pakar terhadap perkembangan kasus varian baru covid-19 di Afrika Selatan.

Luhut memastikan sistem kesehatan di Tanah Air sudah siap menghadapi virus tersebut. Ketersediaan tempat tidur di rumah sakit, obat-obatan, alat kesehatan, hingga tenaga medis dalam kondisi baik.

Pelaksanaan vaksinasi booster atau dosis ketiga juga akan dipercepat. Terutama di wilayah yang memiliki tingkat mobilisasi tinggi, seperti Jawa dan Bali.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ADN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>