Rapor Empat Tahun Jokowi-JK di Bidang Infrastruktur
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: Antara/Wahyu Putro.
Jakarta: Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama pemerintahan Jokowi-JK. Selama empat tahun memimpin, berbagai pencapaian di bidang infrastruktur telah diraih.
 
"Jalan yang telah dibangun pemerintah mencapai 3.432 kilometer, jalan tol 947 kilometer, dan jembatan mencapai 39,798 kilometer," kata Staf Khusus Kepresidenan, Ahmad Erani dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 20 Oktober 2018.
 
Selain infrastruktur jalan, pemerintah telah membangun jalan kereta api dan bandar udara baru. Total ada 12 bandara baru yang dibangun serta lebih dari 400 bandara telah dilakukan revitalisasi.

Baca: Perlindungan WNI dan Palestina dalam Diplomasi Indonesia

Sebagai negara maritim terbesar di dunia, pemerintah Jokowi-JK juga mengembangkan konektivitas jalur laut. Pemerintah menawarkan program andalan tol laut dalam mewujudkan hal tersebut.
 
"Manfaat tol laut terus diperbesar dengan menambah pembangunan pelabuhan, memperluas tol laut termasuk trayek perintis, angkutan ternak dan pelayaran rakyat. Pada 2018 telah ada 18 trayek tol laut, 113 trayek kapal perintis, dan 6 trayek kapal ternak," kata Erani.
 
Erani berharap pembangunan inftastruktur yang masif dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-JK mampu berkontribusi positif terhadap perkenomian nasional hingga 30-40 tahun ke depan.
 
"Pemerintah tak hanya berpikir dalam jangka pendek atau menengah, namun memikirkan kepentingan jangka panjang. Implikasinya, pembanguna infrastruktur diharapkan tidak cuma menafkahi kebutuhan pertumbuhan, namun juga menyantuni mandat pemerataan dan keadilan ekonomi," kata Erani.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id