Anggota tim pansel calon hakim konstitusi Harjono. MI/Atet Dwi Pramadia
Anggota tim pansel calon hakim konstitusi Harjono. MI/Atet Dwi Pramadia

KPK dan PPATK bakal Dilibatkan dalam Seleksi Calon Hakim Konstitusi

Nasional hakim konstitusi
Achmad Zulfikar Fazli • 10 Desember 2014 16:02
medcom.id, Jakarta: Tim Panitia Seleksi Calon Hakim Konstitusi akan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam proses penyeleksian calon pengganti Ketua MK Hamdan Zoelva.
 
Hal itu diutarakan anggota tim pansel calon hakim konstitusi Harjono dalam konfrensi pers di Kementerian Sekretaris Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2014).
 
"Rapat tadi belum lengkap. Artinya, masih dalam garis besar. Kesepakatan yang diambil adalah KPK dan PPATK sudah disarankan. Tetapi pada tahap apa kami belum tetapkan, apakah tahap awal, atau di belakang," kata Harjono.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, rekomendasi yang dikeluarkan KPK dan PPATK nantinya terhadap nama-nama yang diajukan tim pansel dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan lolos atau tidaknya menjadi hakim konstitusi yang baru. "Tentu akan dipertimbangkan (rekomendasi KPK dan PPATK)," ujar dia.
 
Sementara itu, dalam proses seleksi nanti tim pansel memastikan akan dilakukan secara terbuka. Tim pansel akan membuka ruang bagi masyarakat atau organisasi untuk turut berpartisipasi dalam proses seleksi ini.
 
"Kita lakukan proses selalu terbuka, interview akan kita beritahukan. Boleh diikuti siapa saja, dan kami akan beri ruang untuk pengunjung dan orang atau organisasi yang concern terhadap MK untuk mengajukan pertanyaan," tandas mantan hakim MK itu.
 

(PRI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif