Ilustrasi pasukan antiteror. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi pasukan antiteror. Medcom.id/M Rizal

Kelompok Radikal Cemas TNI Terjun Berantas Terorisme

Nasional teror
Kautsar Widya Prabowo • 13 Mei 2020 07:51
Jakarta: Rencana pemerintah melibatkan TNI dalam penanganan tindak terorisme membuat kelompok radikal waswas. Pasalnya, TNI diyakini memiliki kompetensi yang mumpuni untuk memberantas kelompok tersebut.
 
"Draf peraturan presiden (perpres) keterlibatan TNI menggentarkan kelompok radikal. Ada kepanikan dan ketakutan dari jaringan radikal kalau TNI masuk," ujar peneliti terorisme Universitas Indonesia Ridlwan Habib melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2020.
 
Perpres yang mengatur pelibatan TNI mengatasi terorisme merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Pada pasal 43 huruf I ayat 3 disebutkan, tugas TNI dalam mengatasi aksi terorisme diatur dalam perpres.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ridlwan menambahkan TNI memiliki inteljen baik di level nasional (markas besar TNI) sampai level teritorial (komando distrik militer). Data intelijen itu bisa digunakan sebagai upaya penangkalan rencana terorisme.
 
"Di beberapa grup medsos kelompok radikal tampak ketakutan dan kepanikan. Kelompok ini cemas karena memang TNI punya jejaring sampai ke desa," tuturnya.
 
Selain itu, draf perpres TNI juga mengatur penindakan terhadap kejadian terorisme. Pada Pasal 9 diatur jenis jenis serangan teror yang bisa diatasi oleh TNI. Misalnya, serangan pada Presiden dan Wakil Presiden, serangan pada objek vital nasional, dan aksi terorisme lain berskala tinggi.
 
"TNI punya Gultor, ada juga Komando Operasi Khusus Mabes TNI yang bisa digerakkan setiap saat," jelasnya.
 
Kiprah TNI dalam penanganan terorisme sudah ditunjukan dalam beberapa operasi, misalnya, pengejaran kelompok radikal di Tinombala, Poso. Sehingga, kehadiran perpres tersebut membuat TNI dapat mengawasi terorisme yang mengancam negara.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif