Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Foto: istimewa
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Foto: istimewa

Program 1 Juta Vaksin Booster, Menag: Bukti Pemerintah Sayang Warga

Nasional Mudik Lebaran Vaksinasi covid-19 Kemenag Vaksin Booster
Syarief Oebaidillah • 22 April 2022 11:15
Jakarta: Kementerian Agama (Kemenag) turut menyukseskan program satu juta vaksin booster untuk mendukung mudik Lebaran. Program ini merupakan kerja sama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
 
Selain di Gedung PBNU, vaksinasi digelar serentak di kantor Pengurus Wilayah NU, Pengurus Cabang NU, sejumlah pesantren, lembaga-lembaga pendidikan NU, serta gerai Polda dan Polres di seluruh Indonesia.
 
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan program vaksinasi satu juta booster ini adalah bukti bahwa pemerintah menyayangi warganya dan sebaliknya. "Terima kasih kami kepada jajaran Polri, PBNU dan segenap masyarakat yang mendukung terlaksananya program vaksinasi satu juta booster. Program ini tujuannya tidak lain adalah melindungi warga, dan paling penting kita bisa mudik setelah libur dua tahun tidak mudik," kata Yaqut dilansir Media Indonesia, Jumat, 22 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Menag Larang Jajarannya Cuti Mudik untuk Persiapan Haji
 
Dalam kesempatan itu, Menag menyapa para Kakanwil Kemenag yang mengikuti peluncuran program vaksinasi booster secara daring dari Kantor PWNU dan PCNU di Indonesia. Di antaranya yaitu, Kakanwil Kemenag Papua, Pdt Amsal Yowei yang berada di Jayapura Papua serta Kakanwil Kemenag Jawa Tengah Musta’in Ahmad.
 
Kepada Kakanwil Kemenag Papua, Menag meminta agar program vaksinasi juga dilaksanakan di gereja-gereja demi tercapainya target vaksinasi booster di Papua. "Saya minta kegiatan vaksinasi juga digelar di gereja-gereja untuk sukseskan target vaksinasi di tanah Papua," ungkap Yaqut.
 
Sementara itu, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menilai program vaksinasi satu juta booster ini merupakan kerja sama yang efektif, cepat, dan efeisien dari PBNU, Polri, dan Kemenag. "Alhamdulillah minat masyarakat mengikuti kegiatan ini sangat luar biasa. Di PBNU saja sudah lebih 1.000 orang yang mendaftar dan ikut vaksin booster," kata Ketum PBNU yang akrab disapa Gus Yahya ini.
 
Ia menambahkan program vaksinasi booster akan berlangsung hingga empat hari ke depan di kantor-kantor NU, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan di seluruh Indonesia.
 
"Ini juga bentuk pelayanan inklusif dari Nadhalatul Ulama kepada semua warga. Program vaksinasi satu juta booster juga digelar di rumah-rumah ibadah," tutur Gus Yahya.
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif