Presiden Prabowo Subianto melantik Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026.
Presiden Prabowo Subianto melantik Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026.

Alim Setiawan Slamet Dilantik Jadi Wamentan, Ini Profil dan Rekam Jejak Kariernya

Arif Wicaksono • 15 Oktober 2026 15:38
Ringkasnya gini..
  • Presiden Prabowo Subianto melantik Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026.
  • Penunjukan ini menambah jajaran pimpinan Kementerian Pertanian yang bertugas mendukung pelaksanaan program pemerintah di sektor pertanian.
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto melantik Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026. Penunjukan ini menambah jajaran pimpinan Kementerian Pertanian yang bertugas mendukung pelaksanaan program pemerintah di sektor pertanian.

Alim akan mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam menjalankan agenda kementerian. Ia juga akan bekerja bersama Muhammad Saleh Mustafa yang lebih dahulu menjabat sebagai Wamentan setelah mengisi posisi yang ditinggalkan Sudaryono.
 
Berbeda dari pejabat yang meniti karier di birokrasi pemerintahan, Alim memiliki rekam jejak panjang di lingkungan akademik. Sebelum masuk ke jajaran pemerintahan, ia berkiprah di Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan sejumlah posisi strategis, termasuk sebagai wakil rektor.

Latar belakang pendidikannya juga berfokus pada teknologi industri pertanian serta pemasaran dan agribisnis. Keahlian tersebut berkaitan dengan pengelolaan hasil pertanian, pengembangan rantai pasok, hingga pemasaran produk.


Latar Belakang Pendidikan Alim Setiawan Slamet


Alim Setiawan Slamet lahir di Demak pada 27 Februari 1982. Ia menempuh pendidikan tinggi di IPB dengan mengambil program studi Teknologi Industri Pertanian untuk jenjang sarjana dan magister.

Gelar sarjana diraihnya pada 2005, kemudian dilanjutkan dengan pendidikan magister di bidang yang sama hingga lulus pada 2009. Setelah menyelesaikan pendidikan di Indonesia, Alim melanjutkan studi doktoral di Ehime University, Jepang.

Di kampus tersebut, ia mendalami bidang Agricultural Marketing and Agribusiness dan menyelesaikan pendidikan doktoralnya pada 2017.

Kombinasi keilmuan tersebut mencakup aspek pengolahan hasil pertanian, strategi pemasaran, serta pengelolaan usaha berbasis pertanian. Kompetensi itu relevan dengan tantangan sektor pertanian yang tidak hanya berkaitan dengan produksi, tetapi juga distribusi dan nilai tambah produk.


Rekam Jejak Karier di Institut Pertanian Bogor


Sebelum dipercaya menjadi Wamentan, Alim telah mengemban berbagai tanggung jawab di IPB. Berdasarkan profil pimpinan IPB yang dikutip dari laman PPID IPB, ia pernah menjadi asisten rektor pada periode 2007–2012.

Pada 2008–2013, Alim juga tercatat terlibat dalam Komisi Kemahasiswaan Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya di lingkungan akademik dan pengelolaan institusi pendidikan tinggi.

Kariernya berlanjut dengan menjabat Kepala Kantor Sekretariat Rektor IPB pada 2013–2014. Setelah itu, ia dipercaya sebagai Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan Karier untuk periode 2018–2022.

Posisi tersebut memberinya pengalaman dalam pengelolaan program kemahasiswaan dan pengembangan karier di lingkungan kampus.

Pada 2022–2025, Alim menduduki jabatan Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur IPB. Peran ini menjadi salah satu posisi penting dalam perjalanan kariernya sebelum masuk ke pemerintahan pusat.

Aktif di Organisasi Profesional


Selain menjalankan tugas akademik dan manajerial di IPB, Alim juga tercatat terlibat dalam organisasi profesional yang berkaitan dengan bidang keahliannya.

Ia menjadi bagian dari The Agricultural Marketing Society of Japan sejak 2015. Keterlibatan tersebut sejalan dengan latar belakang pendidikannya dalam pemasaran hasil pertanian dan agribisnis.

Sejak 2017, Alim juga tercatat bergabung dengan Forum Manajemen Indonesia, organisasi yang berkaitan dengan pengembangan ilmu dan praktik manajemen.

Dengan pengalaman akademik, pengelolaan institusi, serta latar belakang keilmuan di sektor pertanian, Alim kini menghadapi tanggung jawab baru di Kementerian Pertanian. Perannya sebagai Wamentan akan berada dalam lingkup kebijakan dan pelaksanaan program pemerintah untuk mendukung pembangunan sektor pertanian nasional.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>