Samawi: Jokowi-KH Ma'ruf Amin Harapan Umat
Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua MUI Ma'ruf Amin (tengah) saat pembukaan Kongres Ekonomi Umat 2017 di Jakarta, Sabtu (22/4). Foto: Antara/Hafidz Mubarak
Jakarta: Pilihan Presiden Joko Widodo menggandeng KH Ma'ruf Amin sebagai cawapres pada Pilpres 2019 mendatang dinilai tepat. Jokowi dinilai sangat menghormati peran para ulama di Indonesia.

“Kami apresiasi setinggi tingginya kepada Bapak Presiden, penghormatan beliau terhadap ulama dibuktikan dengan didaulatnya KH Ma’ruf Amin sebagai cawapres beliau," kata Sekretaris Jenderal Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) Aminuddin Ma'ruf lewat keterangan tertulisnya, Kamis, 9 Agustus 2018 kemarin.

Aminuddin mengatakan, mayoritas penduduk muslim di Indonesia dengna menganut Islam Ahlussunnah wal jamaah tercermin dari wajah Ma’ruf. Apalagi, menurut dia, Ma'ruf masih keturunan  Syeikh Nawawi Al-Bantani, Guru dari mayoritas ulama di Indonesia, 


"Pak Jokowi memilih beliau karena Pak Jokowi mengerti dan sangat menghormati ulama," ucap Aminuddin.

Ia percaya masa depan bangsa Indonesia saat dipimpin oleh Jokowi-Ma’ruf Amin akan semakin gemilang, semakin tercerahkan, dan tentu tidak ada lagi ramalan yang pesimistis terhadap arah bangsa ke depan.

"Sekali lagi, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin adalah harapan umat, sebagaimana pesan nabi : Umara dan Ulama harus seiring berjalan," tandasnya.

Baca: Jokowi-Ma'ruf Representasi Nasionalis dan Religius

Presiden Joko Widodo memutuskan memilih Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH M‎a'ruf Amin sebagai pendampingnya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Meski berumur 75 tahun, sosok Ma'ruf Amin mempunyai cara berpikir yang luas dan bisa melengkapi setiap kekurangan Jokowi.

Pasangan Jokowi-Ma'ruf akan mendaftar secara resmi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jumat 10 Agustus pagi ini.



(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id