Presiden Jokowi Didemo saat Berpidato

Achmad Zulfikar Fazli 19 November 2018 15:33 WIB
presiden jokowi
Presiden Jokowi Didemo saat Berpidato
Pedemo saat acara kepresidenan dibawa keluar. Foto: Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.
Sidoarjo: Presiden Joko Widodo didemo sejumlah mahasiswa saat berpidato dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-21 Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Mereka diduga menuntut pembetukan daerah otonomi baru (DOB) Kabupaten Luwu Tengah, Sulawesi Selatan.

Momen itu terjadi di akhir pidato Jokowi. Secara tiba-tiba, dua orang pelajar merangsek masuk ke dalam lokasi acara pembukaan Mukernas. 

Satu di antaranya membawa karton yang bertuliskan tuntutannya. Pihak keamanan kampus dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menghalau mereka. 


Mereka digiring keluar lokasi acara. Selain dua orang itu, pihak keamanan dan Paspampres juga mengamankan sejumlah orang lainnya yang ikut beraksi di hadapan Jokowi. 

"Peristiwa itu terjadi di ujung acara kepresidenan. Jadi acara masih berlangsung, belum selesai. Terjadilah ada pemuda maju, sambil teriak-teriak dan membentangkan karton," kata Komandan Paspampres Mayjen TNI Suhartono saat dikonfirmasi, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin, 19 November 2018.

Menurut dia, pelajar itu digiring keluar acara untuk diamankan. Tindakan itu dinilai sudah sesuai dengan prosedur tetap kepresidenan.

"Karena masih acara, ada protokolnya ada undang-undangnya, Paspampres menghalau mereka terus mengamankan ke luar arena acara. Setelah itu mereka diarahkan ke panitia acara," tutur dia.

Aksi itu memancing amarah pelajar lain yang hadir dalam Mukernas. Percekcokan sempat terjadi sebelum akhirnya dipisahkan oleh pihak keamanan dan Paspampres.

Istana Kepresidenan menyesalkan aksi itu. Menurut Koordinator Staf Khusus Kepresidenan Teten Masduki, ada jalurnya untuk menyampaikan aspirasi kepada Presiden. 

Baca: Presiden Akan Resmikan Masjid di Lamongan

"Jadi anak-anak yang mau berkomunikasi dengan Presiden, beliau pasti akan menyambut dengan tangan terbuka. Apalagi anak muda, di tengah persaingan dunia yang ketat saat ini, beliau melihat masa depan Indonesia ada di tangan mereka," ujar Teten.

Menurut dia, Jokowi adalah presiden yang paling mudah diakses oleh rakyat. Dia juga sering bertemu secara langsung dengan rakyat.

"Pintu Istana dibuka lebar dan beliau juga suka blusukan menghampiri rakyatnya," ucap Teten.





(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id