Suasana tawaf, rangkaian ibadah umrah . Foto: Medcom.id/Annisa Ayu
Suasana tawaf, rangkaian ibadah umrah . Foto: Medcom.id/Annisa Ayu

Situasi Saudi Memanas, Kemenhaj Ingatkan Jemaah Umrah Cek Jadwal Penerbangan

Annisa ayu artanti • 17 September 2026 19:21
Ringkasnya gini..
  • Kemenhaj meminta jemaah umrah memastikan jadwal penerbangan dari PPIU sebelum menuju bandara di tengah situasi Saudi.
  • Jemaah umrah diminta tidak ke bandara sebelum mendapat kepastian jadwal penerbangan dan arahan terbaru dari PPIU.
  • Situasi Saudi menjadi perhatian setelah drone dicegat di selatan Makkah. Kemenhaj meminta jemaah tetap tenang dan waspada.
Jakarta: Jemaah umrah Indonesia yang belum berangkat ke Tanah Suci diminta tidak langsung menuju bandara. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meminta jemaah lebih dulu memastikan jadwal penerbangan kepada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Imbauan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di Arab Saudi. Pada Selasa, 15 September 2026, Arab Saudi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan sebuah drone di selatan Mekah sebelum memasuki wilayah udara terlarang kota suci tersebut.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, meminta jemaah tetap tenang dan menjadikan PPIU sebagai sumber utama informasi mengenai keberangkatan.

“Jemaah kami minta tetap tenang. Bagi yang belum berangkat, terus berkoordinasi dengan PPIU masing-masing dan memantau perkembangan penerbangan. Jangan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi,” kata Puji dikutiip dari laman Kemenhaj, Kamis, 17 September 2026.

Jemaah Diminta Pastikan Jadwal Sebelum ke Bandara

Kemenhaj menegaskan setiap perubahan atau penyesuaian jadwal penerbangan perlu segera dikomunikasikan PPIU kepada jemaah. Karena itu, sebelum berangkat dari rumah, jemaah perlu memastikan jadwal, waktu keberangkatan, serta arahan terbaru dari PPIU.

“Jangan sampai jemaah sudah tiba di bandara, sementara jadwal penerbangannya belum mendapat kepastian. Pastikan seluruh informasi melalui PPIU sebelum berangkat dari rumah,” ujarnya.

Kemenhaj juga meminta PPIU menjaga komunikasi secara aktif dan terbuka. Perkembangan operasional penerbangan, perubahan jadwal, maupun langkah penanganan harus disampaikan secara jelas agar jemaah tidak kebingungan.
   

Jemaah yang Sudah di Arab Saudi Diminta Koordinasi dengan PPIU dan KJRI

Bagi jemaah yang sudah berada di Arab Saudi, Kemenhaj meminta mereka tetap berkoordinasi dengan PPIU dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) jika membutuhkan informasi atau pendampingan.

“Jemaah yang sudah berada di Arab Saudi dapat berkoordinasi dengan PPIU dan KJRI. Jangan mengambil langkah sendiri. Pastikan komunikasi tetap terhubung agar setiap persoalan dapat ditangani dengan tepat,” kata Puji.

Situasi Mekah Jadi Perhatian setelah Drone Dicegat

Imbauan Kemenhaj muncul setelah situasi keamanan Arab Saudi menjadi perhatian menyusul meningkatnya ketegangan dengan kelompok Houthi.

Saudi Press Agency (SPA) melaporkan pertahanan udara Arab Saudi mencegat dan menghancurkan drone di selatan Mekah pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 18.50 waktu setempat. Drone tersebut disebut berhasil dicegat sebelum memasuki wilayah udara terlarang Mekah.

Pemerintah Arab Saudi kemudian menyatakan drone tersebut merupakan serangan yang diarahkan ke Mekah. Saudi juga menyebut insiden tersebut sebagai upaya kedua setelah percobaan serangan pada 27 Juli 2017.

Namun, pihak Houthi membantah tuduhan tersebut. Sumber militer Yaman menyatakan pihaknya tidak menargetkan Mekah maupun situs-situs suci lainnya.

Sebelumnya, Arab Saudi juga sempat mengaktifkan peringatan bahaya serangan udara di sejumlah wilayah, termasuk Mekah, Jeddah, dan Taif. Peringatan tersebut kemudian dicabut.

Di tengah perkembangan tersebut, jemaah umrah Indonesia diimbau tidak mengambil keputusan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Jemaah harus tetap tenang, memantau perkembangan, dan berkoordinasi dengan PPIU. Hal terpenting adalah memastikan jemaah memperoleh informasi yang jelas sehingga perjalanan berlangsung aman dan tertib,” tutur Puji.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>