Jakarta: DPP Partai NasDem akan menggelar Sekolah Pemikiran Bung Hatta di NasDem Tower, Jakarta Pusat, pada 28 Oktober 2026.
Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim mengatakan, kegiatan ini bertujuan memperdalam pemikiran Bung Hatta tentang fondasi dan masa depan Republik Indonesia.
Partai NasDem, lanjut dia, menjadi pelopor partai politik di Indonesia yang menyelenggarakan upaya pendalaman pemikiran-pemikiran besar Bung Hatta tentang republik ini.
“Bung Hatta merupakan salah satu tokoh yang paling banyak menulis tentang konsepsi Indonesia merdeka, masa depan Indonesia, dan bagaimana mewujudkan cita-cita kemerdekaan,” kata Taslim dalam keteranganya dikutip Senin, 20 Oktober 2026.
Sekolah angkatan pertama akan diikuti 50 kader Partai NasDem, terdiri atas anggota DPRD serta pimpinan partai tingkat kabupaten/kota dari DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Para peserta akan mendapat materi dari sejumlah profesor dan ahli pemikiran Bung Hatta.
Ada empat tema utama yang dibahas yakni etika negarawan, kesejahteraan dan keadilan, politik dan demokrasi, serta pendidikan dan kebudayaan.
Taslim berharap, kegiatan tersebut dapat memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kapasitas dan integritas kader, khususnya anggota legislatif, dalam memahami gagasan para pendiri bangsa.
View this post on Instagram
A post shared by Partai NasDem (@official_nasdem)
Sekolah Pemikiran Bung Hatta menghadirkan Willy Aditya, selaku Ketua Koordinator Bidang Ideologi, Organisasi, dan Kaderisasi DPP NasDem; Prof. Komaruddin Hidayat, akademisi dan cendekiawan; Herlambang P. Wiratraman, Ph.D., akademisi UGM/LP3ES; serta Dr. Andi Achdian, akademisi Universitas Nasional.
Sesi Refleksi dan Interaksi akan menghadirkan Prof. Meutia Hatta dan Halida Hatta, Kegiatan ini akan dipandu oleh Shanti Ruwyastuti, Kepala Perpustakaan Panglima Itam dan Galeri Kebangsaan, serta Swary Utami Dewi, aktivis intelektual publik.
Baca Juga :
Sambut HUT ke-15, NasDem akan Tebar 750 Mawar Biru Persahabatan
Tema besar yang diangkat dalam kegiatan ini adalah “Etika Negarawan sebagai Fondasi Kepemimpinan untuk Keadilan, Pendidikan, dan Demokrasi”. Materi pembelajaran disarikan dari Karya Lengkap Bung Hatta (KLBH), yang mencakup Buku 1 berjudul Kebangsaan dan Kerakyatan, Buku 2 Kemerdekaan dan Demokrasi, Buku 3 Perdamaian Dunia dan Keadilan Sosial, Buku 4 Keadilan dan Kemakmuran, Buku 5 Sumber Daya Ekonomi dan Kebutuhan Pokok Masyarakat, Buku 6 Gerakan Koperasi dan Perekonomian Rakyat, serta Buku 9 Agama, Dasar Negara dan Karakter Bangsa.
Para narasumber akan menyampaikan intisari serta pesan-pesan moral dan etik dari pemikiran Bung Hatta mengenai empat tema utama tersebut, sebagaimana tertuang dalam tujuh buku KLBH.
Sekolah Pemikiran Bung Hatta digelar melalui kerja sama Partai NasDem, Yayasan Bung Hatta, dan LP3ES. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-15 Partai NasDem yang diisi dengan berbagai agenda.
Jakarta: DPP Partai NasDem akan menggelar
Sekolah Pemikiran Bung Hatta di NasDem Tower, Jakarta Pusat, pada 28 Oktober 2026.
Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim mengatakan, kegiatan ini bertujuan memperdalam pemikiran Bung Hatta tentang fondasi dan masa depan Republik Indonesia.
Partai NasDem, lanjut dia, menjadi pelopor partai politik di Indonesia yang menyelenggarakan upaya pendalaman pemikiran-pemikiran besar Bung Hatta tentang republik ini.
“Bung Hatta merupakan salah satu tokoh yang paling banyak menulis tentang konsepsi Indonesia merdeka, masa depan Indonesia, dan bagaimana mewujudkan cita-cita kemerdekaan,” kata Taslim dalam keteranganya dikutip Senin, 20 Oktober 2026.
Sekolah angkatan pertama akan diikuti 50 kader Partai NasDem, terdiri atas anggota DPRD serta pimpinan partai tingkat kabupaten/kota dari DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Para peserta akan mendapat materi dari sejumlah profesor dan ahli pemikiran Bung Hatta.
Ada empat tema utama yang dibahas yakni etika negarawan, kesejahteraan dan keadilan, politik dan demokrasi, serta pendidikan dan kebudayaan.
Taslim berharap, kegiatan tersebut dapat memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kapasitas dan integritas kader, khususnya anggota legislatif, dalam memahami gagasan para pendiri bangsa.
Sekolah Pemikiran Bung Hatta menghadirkan Willy Aditya, selaku Ketua Koordinator Bidang Ideologi, Organisasi, dan Kaderisasi DPP NasDem; Prof. Komaruddin Hidayat, akademisi dan cendekiawan; Herlambang P. Wiratraman, Ph.D., akademisi UGM/LP3ES; serta Dr. Andi Achdian, akademisi Universitas Nasional.
Sesi Refleksi dan Interaksi akan menghadirkan Prof. Meutia Hatta dan Halida Hatta, Kegiatan ini akan dipandu oleh Shanti Ruwyastuti, Kepala Perpustakaan Panglima Itam dan Galeri Kebangsaan, serta Swary Utami Dewi, aktivis intelektual publik.
Tema besar yang diangkat dalam kegiatan ini adalah “Etika Negarawan sebagai Fondasi Kepemimpinan untuk Keadilan, Pendidikan, dan Demokrasi”. Materi pembelajaran disarikan dari Karya Lengkap Bung Hatta (KLBH), yang mencakup Buku 1 berjudul Kebangsaan dan Kerakyatan, Buku 2 Kemerdekaan dan Demokrasi, Buku 3 Perdamaian Dunia dan Keadilan Sosial, Buku 4 Keadilan dan Kemakmuran, Buku 5 Sumber Daya Ekonomi dan Kebutuhan Pokok Masyarakat, Buku 6 Gerakan Koperasi dan Perekonomian Rakyat, serta Buku 9 Agama, Dasar Negara dan Karakter Bangsa.
Para narasumber akan menyampaikan intisari serta pesan-pesan moral dan etik dari pemikiran Bung Hatta mengenai empat tema utama tersebut, sebagaimana tertuang dalam tujuh buku KLBH.
Sekolah Pemikiran Bung Hatta digelar melalui kerja sama Partai NasDem, Yayasan Bung Hatta, dan LP3ES. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-15 Partai NasDem yang diisi dengan berbagai agenda.
(RUL)